Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Bikin Dolar Amerika Tertekan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 26 November 2025 | 10:06 WIB
Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Bikin Dolar Amerika Tertekan
Ilustrasi Nilai tukar Rupiah pada Dolar. [Ist]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,04 persen pada Rabu (26/11/2025) dibuka pada level Rp 16.649 per Dolar Amerika Serikat.
  • Penguatan Rupiah didorong faktor global mengenai ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed Desember.
  • Faktor domestik berasal dari harapan Prabowo agar APBN 2027 atau 2028 tidak lagi mengalami defisit.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah terus berada di zona hijau pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah di pasar Rabu (26/11/2025) dibuka di level Rp 16.649 dolar Amerika Serikat (AS).

Tentunya, Rupiah terus bangkit 0,04 persen dibanding penutupan pada Selasa  yang berada di level Rp 16.657 per Dolar AS.  

Beberapa mata uang Asia menunjukkan fluktuatif terhadap Dolar.

Won Korea Selatan menjadi mata uang yang paling tinggi melonjak 0,47 persen.

Diikuti Ringgit Malaysia juga  melesat 0,08 persen.

Berikutnya, Baht Thailand yang terapresiasi 0,02 persen. Disusul, Dolar Taiwan yang menguat 0,32  persen.

Lalu, Dolar Singapura yang sama-sama menanjak 0,01 persen. Diikuti oleh Peso Filipina yang akhirnya menghijau 0,14 persen. 

Sedangkan, Dolar Hongkong merosot 0,02 persen.  Selanjutnya ada Yen Jepang yang terkoreksi 0,11 persen dan Yuan China melemah tipis 0,1 persen.

Ilustrasi Yuan. [Shutterstock]
Ilustrasi Yuan. [Shutterstock]

Dalam hal ini, Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan Rupiah ini disebabkan oleh dua faktor, yakni dari global maupun domestik. 

baca juga

Salah satunya, faktor global mengenai sentimen pelaku pasar tampaknya yakin bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan Desember seiring terus mengalirnya data ekonomi AS. 

Hal tersebut terlihat dari komentar dovish para pejabat Federal Reserve yang meningkatkan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan bulan Desember.

"Saat ini Pelaku pasar bersiap untuk data ekonomi AS terbaru untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan moneter," bebernya.

Selain itu, AS dan Ukraina terlihat bekerja sama dalam kesepakatan damai Rusia. Para pejabat AS dan Ukraina terlihat bekerja sama untuk menyusun rencana komprehensif guna mengakhiri perang dengan Rusia, menurut laporan pada hari Senin. 

Keduanya juga mengumumkan rencana yang telah direvisi setelah perundingan damai di Jenewa pada hari Minggu, meskipun hanya sedikit detail yang dibagikan. 

Washington awal bulan ini telah mengungkapkan rencana 28 poin yang bertujuan untuk mengakhiri perang, meskipun proposal tersebut dikritik karena sangat condong ke kepentingan Rusia.

Sedangkan di dalam negeri, dipengaruhi oleh Presiden Prabowo Subianto punya harapan soalpengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Dia ingin APBN pada 2027 atau 2028 tidak lagi defisit. Dengan begitu, pendapatan dan belanjanegara seimbang atau pendapatan lebih besardaripada belanja. 

Keinginan tersebut diungkapkan Prabowo saat menyampaikan nota keuangan dalam Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025.

"Dalam nota keuangan tersebut,  menyampaikan target defisit APBN 2026 sebesar 2,48 persen dari produk domestik bruto (PDB). Artinya, butuh waktu setahun untuk menekan defisit dari 2,48 persen menjadi nol seperti cita-cita Prabowo," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kalah dari Semua Mata Uang Asia, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Rupiah Kalah dari Semua Mata Uang Asia, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 15:48 WIB

Waduh, Rupiah Jadi Paling Lemah di Asia Lawan Dolar Amerika Serikat

Waduh, Rupiah Jadi Paling Lemah di Asia Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 09:47 WIB

Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat

Redenominasi Rupiah Bikin Harga Emas Makin Mentereng? Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 21:36 WIB

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 19:32 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 16:29 WIB

BI Sebut Redenominasi Butuh Persiapan Lama

BI Sebut Redenominasi Butuh Persiapan Lama

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 15:33 WIB

Terkini

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:57 WIB

×