Kementerian ESDM Buka Peluang Impor Gas dari AS untuk Penuhi Kebutuhan LPG 3Kg

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 28 November 2025 | 20:52 WIB
Kementerian ESDM Buka Peluang Impor Gas dari AS untuk Penuhi Kebutuhan LPG 3Kg
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung membuka peluang mengimpor gas dari Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan LPG 3kg untuk rakyat di akhir 2025. [Antara]
baca 10 detik
  • Wamen ESDM membuka peluang impor LPG dari Amerika Serikat untuk kebutuhan akhir tahun 2025.
  • Impor gas dari AS ini terkait upaya Indonesia memperoleh tarif dagang lebih rendah dari Washington.
  • Pemerintah menambah 350.000 ton kuota LPG subsidi untuk antisipasi kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2026.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung membuka peluang mengimpor gas dari Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan LPG 3kg untuk rakyat di akhir 2025.

Impor gas dari AS itu masih berkaitan dengan bagian dari negosiasi tarif dagang Indonesia dengan pemerintahan Presiden Donald Trump. Dalam negosiasi itu, Presiden Prabowo Subianto menawarkan agar Indonesia menambah impor energi dari AS, demi mendapat tarif dagang lebih rendah dari Washington.

"Kita lihat itu kemungkinannya," kata Yuliot saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (28/11/2025).

Peluang impor itu semakin terbuka, sebab kata Yuliot hampir setengah kebutuhan LPG nasional dipasok dari AS.

"Ini kan kita sudah sekitar 50 persen lebih itu impor dari AS. Kalau mereka bisa menambah untuk pasokan kita, ya kita juga tidak menutup kemungkinan itu," kata Yuliot.

Di sisi lain, terkait dengan perjanjian dagang antara AS dan Indonesia soal belanja produk minyak dan gas senilai USD 15 miliar atau setara Rp 244 triliun, Yuliot menyebut pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Ini kan negosiasinya dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Jadi ini seluruhnya satu pintu," kata Yuliot.

Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap volume kuota tambahan gas subsidi LPG 3 kg untuk Natal dan Tahun Baru 2026. Tambahan itu sebesar 350.000 ton atau sekitar 4,32 persen dari 8,1 juta ton kuota APBN 2025.

Hal itu diungkap Bahlil usai menggelar rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto serta menteri terkait di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

baca juga

"Rapat terbatas yang dipimpin Bapak Presiden menyangkut dengan LPG kita. Ada penambahan kuota. Di mana kuota kita di dalam APBN itu 8,16 juta kita tambah kurang lebih 0,35 juta atau 350.000 ton untuk apa? Untuk menjaga antisipasi kebutuhan Nataru," kata Bahlil

Dengan penambahan itu, Bahlil memastikan stok gas bersubsidi pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dalam keadaan aman.

"Saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah Natal dan Tahun Baru, untuk kita semua di 2025, insyaallah, clear, menyangkut dengan LPG. jadi enggak ada masalah," kata Bahlil.

Bahlil pun mengungkap meski terdapat tambahan kuota, tidak serta merta dibarengi dengan tambahan anggaran. Sebab masih dapat ditanggung APBN 2025.

"Tidak ada penambahan anggaran. Karena harga ICP dunia itu turun, karena alokasi kita dalam APBN 2025 itu-kan Rp 82 triliun. Sementara realisasi dengan menambah 350.000 ton itu enggak sampai Rp 80 triliun, hanya sekitar Rp 77-78 triliun," jelasnya.

Kuota LPG 3 kg pada 2025 diketahui sebanyak 8,17 juta metric ton (MT). Dibanding realisasi pada 2024, angkanya lebih kecil 0,06 juta MT. Sedangkan prognosa kebutuhan 2025 mencapai 8,5 juta MT. Akibatnya ada potensi tambahan kebutuhan sekitar 0,37 juta MT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota LPG 3Kg Ditambah 350.000 Ton Tanpa Anggaran Baru

Kuota LPG 3Kg Ditambah 350.000 Ton Tanpa Anggaran Baru

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 21:02 WIB

Purbaya Temui Bahlil, Bahas Potensi Kekurangan LPG 3Kg Jelang Nataru

Purbaya Temui Bahlil, Bahas Potensi Kekurangan LPG 3Kg Jelang Nataru

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 20:53 WIB

Bahlil Sindir Menkeu Purbaya soal Subsidi LPG 3Kg: Mungkin Menterinya Salah Baca Data Itu!

Bahlil Sindir Menkeu Purbaya soal Subsidi LPG 3Kg: Mungkin Menterinya Salah Baca Data Itu!

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 17:27 WIB

DPR RI Sidak LPG 3kg : Sub Pangkalan Sudah Mulai Aktif, Pasokan Normal

DPR RI Sidak LPG 3kg : Sub Pangkalan Sudah Mulai Aktif, Pasokan Normal

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2025 | 10:00 WIB

Cara Mengenali Pangkalan Resmi LPG 3Kg Pertamina

Cara Mengenali Pangkalan Resmi LPG 3Kg Pertamina

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:24 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×