Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Harga Bitcoin Desember 2025: Tertekan Aksi Jual, Bertahan di US$ 80.000?

M Nurhadi

Senin, 01 Desember 2025 | 12:36 WIB
Harga Bitcoin Desember 2025: Tertekan Aksi Jual, Bertahan di US$ 80.000?
Ilustrasi (Unsplash/Bermix)
  • Bitcoin mengakhiri November dengan penurunan signifikan lebih dari 17%, memicu keraguan tentang level dasar harga saat ini.
  • Kehati-hatian pasar tercermin dari aliran keluar bersih ETF sebesar $3,48 miliar pada November dan data on-chain negatif.
  • Desember diperkirakan berjalan tenang tanpa volatilitas besar, dengan pergerakan naik lambat menunggu konfirmasi dari ETF dan whale.

Suara.com - Harga Bitcoin memasuki bulan Desember dalam fokus utama investor, mengingat pasar menutup bulan November dengan kinerja yang lemah.

Bitcoin anjlok lebih dari 17% sepanjang November, mematahkan tren musiman kuat yang biasa terjadi pada bulan tersebut.

Hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai apakah pantulan harga dari level $80.000 baru-baru ini merupakan dasar (bottom) yang sesungguhnya.

Meskipun Desember memiliki sejarah hasil yang beragam bagi Bitcoin, data awal menunjukkan kehati-hatian, baik dari sisi aliran dana spot maupun sinyal on-chain. Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berkisar $87.311 USD.

Secara historis, Desember bukanlah bulan yang sangat kuat bagi Bitcoin. Rata-rata pengembalian jangka panjang adalah 8,42%, tetapi median pengembaliannya hanya 1,69%.

Empat tahun terakhir juga menunjukkan hasil yang beragam, dengan tiga di antaranya mencatatkan bulan Desember yang negatif.

Kekalahan di November menambah kehati-hatian pasar. Alih-alih mengulang pola musiman yang kuat, BTC menutup bulan dengan penurunan lebih dari 17%.

Kehati-hatian ini tercermin kuat dalam aliran Exchange-Traded Fund (ETF). November ditutup dengan total net outflows (dana keluar bersih) sebesar -$3,48 miliar di seluruh ETF spot AS.

Ahli Analisis Utama MEXC, Shawn Young, seperti yang dikutip via beincrypto, menegaskan bahwa permintaan ETF yang lebih kuat dan konsisten sangat penting sebelum rebound yang berarti dapat dimulai.

"Indikator yang paling jelas dari rally kenaikan Bitcoin berikutnya adalah kebangkitan kembali sentimen risiko, perbaikan kondisi likuiditas, dan kedalaman pasar," ungkap Shawn Young.

Ia menambahkan, ketika ETF spot Bitcoin mulai mencatat arus masuk (inflows) $200–$300 juta selama beberapa hari, itu bisa menjadi sinyal bahwa investor institusi mulai berotasi kembali ke BTC.

Hunter Rogers, Co-Founder TeraHash, menilai pengaturan pasar untuk Desember masih terlihat tenang, bahkan setelah penurunan tajam November.

"Saya tidak mengharapkan Desember yang sangat volatil—tidak ada lonjakan besar maupun penurunan besar. Bulan yang lebih tenang dengan gerakan naik yang lambat terlihat lebih realistis. Ini terasa seperti fase perbaikan," katanya.

Data on-chain Bitcoin menunjukkan bahwa kondisi pasar belum sesuai dengan konfirmasi dasar (bottom) yang biasanya terbentuk di Desember.

Dua sinyal inti memberikan gambaran serupa: whale (dompet besar) masih mengirimkan koin ke bursa, dan pemegang jangka panjang (Long-Term Holders/LTS) tetap berada dalam mode distribusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Turun ke Level 87.000 Dolar, Analisis Teknikal Didominasi Bearish

Harga Bitcoin Turun ke Level 87.000 Dolar, Analisis Teknikal Didominasi Bearish

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:20 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke 82.000 Dolar AS, CEO Binance: Tenang, Hanya Taking Profit Biasa

Harga Bitcoin Anjlok ke 82.000 Dolar AS, CEO Binance: Tenang, Hanya Taking Profit Biasa

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 19:48 WIB

Saham AS Jeblok, Bitcoin Anjlok ke Level Terendah 7 Bulan!

Saham AS Jeblok, Bitcoin Anjlok ke Level Terendah 7 Bulan!

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 17:50 WIB

Terkini

Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:36 WIB

Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!

Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:13 WIB

Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!

Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:53 WIB

Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta

Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:46 WIB

Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing

Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:02 WIB

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:30 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:15 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB