Kekhawatiran Pasokan Rusia dan Surplus Global, Picu Kenaikan Harga Minyak

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 10 Desember 2025 | 11:22 WIB
Kekhawatiran Pasokan Rusia dan Surplus Global, Picu Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia naik pada Rabu, 10 Desember 2025, dipicu kekhawatiran pasokan berlebih dan penantian kesepakatan damai Rusia-Ukraina.
  • Minyak mentah Brent dan WTI mengalami kenaikan harga tipis; pasokan Rusia berisiko terhambat jika pembeli tidak ditemukan.
  • Ukraina akan menyerahkan rencana perdamaian ke AS; kesepakatan dapat mencabut sanksi yang memengaruhi pasokan minyak global.

Suara.com - Harga minyak dunia tercatat naik pada perdagangan Rabu 10 Desember 2025. 

Kenaikan harga dipicu kekhawatiran pasar atas pasokan yang melebihi permintaan dan para investor yang masih menanti perdamaian antara Rusia dengan Ukraina. 

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent naik 11 sen, atau 0,2 persen, menjadi 62,05 dolar AS per barel pada pukul 02.41 GMT. 

Lalu, minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 13 sen, atau 0,2 persen, menjadi 58,38 dolar AS per barel. 

Analis ING dalam sebuah catatan, mengatakan Meskipun pasar minyak semakin mendekati kelebihan pasokan seperti yang diperkirakan, pasokan dari Rusia tetap menjadi risiko. 

"Meskipun volume ekspor minyak Rusia melalui laut tetap terjaga, minyak-minyak ini kesulitan menemukan pembeli," tulis ING. 

Ilustrasi ekspor minyak [Shutterstock]
Ilustrasi ekspor minyak [Shutterstock]

Disebutkan juga produksi minyak Rusia akan mulai turun jika pembeli tidak ditemukan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa setelah melalui diplomasi intensif selama beberapa hari, Ukraina dan mitra-mitra Eropanya akan segera menyerahkan "dokumen yang sudah disempurnakan", mengenai rencana perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Rusia kepada Amerika Serikat (AS).

Disebutkan, kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia berpotensi mengakibatkan dicabutnya sanksi internasional terhadap perusahaan-perusahaan Rusia. 

baca juga

Jika ini terjadi, pasokan minyak yang saat ini tertahan  dapat kembali dilepas ke pasar.

Sementara itu, Energy Information Administration (EIA) menyatakan bahwa mereka memperkirakan produksi minyak AS akan mencapai rekor yang lebih tinggi tahun ini dari yang diprediksi sebelumnya, menaikkan perkiraan rata-rata produksi 2025 menjadi 13,61 juta barel per hari , naik 20.000 barel . 

Namun, organisasi tersebut menurunkan proyeksi total produksi untuk tahun 2026 sebesar 50.000 barel, menjadi rata-rata 13,53 juta barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Stok AS Melonjak

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Stok AS Melonjak

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:26 WIB

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Harga Minyak Anjlok Dipicu Pembukaan Pemuatan Rusia

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 12:49 WIB

Resiko Geopolitik Dongkrak Harga Minyak Indonesia ke 66,81 Dolar AS

Resiko Geopolitik Dongkrak Harga Minyak Indonesia ke 66,81 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:34 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Lagi, Imbas Ketegangan AS-China

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Lagi, Imbas Ketegangan AS-China

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:07 WIB

OPEC+ Ngotot Tambah Produksi 137 Ribu BPH, Pasar Panik!

OPEC+ Ngotot Tambah Produksi 137 Ribu BPH, Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:30 WIB

Pertamina Pastikan Kesiapan SPBU di Lombok Jelang MotoGP Mandalika

Pertamina Pastikan Kesiapan SPBU di Lombok Jelang MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 08:01 WIB

Terkini

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

×