Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:08 WIB
Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan akan memangkas produksi nikel pada 2026. Pengumuman ini disambut naiknya harga nikel dunia pada Jumat (19/12/2025). [Antara]
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memangkas produksi nikel dan batu bara dalam RKAB 2026 demi menjaga kestabilan harga.
  • Tujuan pemangkasan ini untuk mengatur suplai dan permintaan, memastikan pengusaha mendapat harga layak dan negara berpendapatan baik.
  • Rencana pemangkasan ini telah membuat harga nikel dunia naik.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan akan memangkas produksi nikel dan batubara pada tahun depan guna menjaga kestabilan harga. Pemangkasan produksi itu dilakukan Bahlil pada Rancangan Anggaran Kerja dan Belanja (RKAB) tahun 2026.

Rencana pemerintah ini telah diendus oleh pasar dan menyebabkan harga nikel dunia yang sebelumnya terpuruk mulai naik kembali.

"Semuanya kita pangkas. Bukan hanya nikel, batu bara pun kita pangkas. Kenapa? Karena kita akan mengatur supply and demand," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (19/12/2025).

Bahlil pun mencontohkan harga batu bara yang turun drastis. Menurutnya hal itu disebabkan tingkat produksinya yang tinggi. Dia menyebut dari 1,3 miliar ton stok batu bara global, hampir 50 persen berasal dari produksi dalam negeri.

"Indonesia sendiri menyuplai sekitar 500-600 juta ton. Hampir 50 persen. Gimana harganya enggak jatuh?," kata Bahlil.

Dia pun menekankan, pemangkasan produksi untuk memastikan penguasa mendapatkan harga yang layak.

"Pengusahanya harus mendapatkan harga yang baik. Negara juga mendapatkan pendapatan yang baik," ujarnya.

Selain itu, Bahlil juga akan mengontrol tata kelola pertambangan batu bara. Ketersediaannya harus dipastikan untuk masa yang akan datang.

"Yang berikut, tata kelola pengelolaan batu bara kita. Jangan kita pikir negara ini cuma kita saja. Kan ada anak cucu kita. Jadi kalau memang harganya murah, ya jangan kita nambang dulu. Biarlah ini kepada anak cucu kita," kata Bahlil.

Meski mengungkap akan melakukan pemangkasan produksi batubara dan nikel, Bahlil belum menyebutkan angka pasti produksinya untuk tahun depan. Namun dipastikannya bagi perusahaan yang tidak tertib akan mendapatkan sanksi.

"Nah caranya bagaimana mengontrol? Lewat RKAB. Ini juga kita mengontrol bagi perusahaan-perusahaan yang tidak mentaati aturan. Ya mohon maaf, RKAB-nya juga mungkin akan dilakukan peninjauan. Supaya apa? Kita mau menjalankan semua disiplin. Lingkungan harus kita jaga semuanya" tegas Bahlil.

Pada Jumat, harga nikel dunia naik 1,5 persen karena kabar Indonesia akan memangkas kuota produksi nikel ore tahun depan. Kabarnya pemerintah hanya mengizinkan produksi nikel ore sebesar 250 juta ton pada 2026, turun dari tahun ini yang mencapai 379 juta ton.

Selama tiga setengah tahun terakhir, harga nikel di London Metal Exchange turun hingga separuhnya akibat produksi Indonesia dan China yang ugal-ugalan, jauh melampaui permintaan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Melejit 22 Persen, MBMA Makin Perkasa di Bisnis Nikel Terintegrasi

Laba Melejit 22 Persen, MBMA Makin Perkasa di Bisnis Nikel Terintegrasi

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:24 WIB

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:28 WIB

Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan

Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 16:01 WIB

Fakta Baru Sengketa Tambang Nikel: Hutan Perawan Dibabat, IUP Ternyata Tak Berdempetan

Fakta Baru Sengketa Tambang Nikel: Hutan Perawan Dibabat, IUP Ternyata Tak Berdempetan

News | Rabu, 19 November 2025 | 21:21 WIB

JATAM: Negara Abai Lindungi Warga dari Dampak Beracun Tambang Nikel di Halmahera

JATAM: Negara Abai Lindungi Warga dari Dampak Beracun Tambang Nikel di Halmahera

News | Senin, 10 November 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB