Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Terkendala Longsor, 2.370 Pelanggan PLN di Sumut Belum Bisa Kembali Nikmati Listrik

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 21:16 WIB
Terkendala Longsor, 2.370 Pelanggan PLN di Sumut Belum Bisa Kembali Nikmati Listrik
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan dari 554.048 pelanggan yang terdampak bencana di Sumut, sebanyak 541.678 sudah kembali menikmati aliran listrik. (Suara.com/Achmad Fauzi).
  • Wamen ESDM Yuliot Tanjung menyatakan 541.678 dari 554.048 pelanggan listrik terdampak di Sumatera Utara telah menyala.
  • Sisa 2.370 pelanggan belum listrik karena jaringan terputus akibat longsor, bukan kekurangan daya, per Senin (22/12/2025).
  • Ketersediaan listrik Pulau Nias saat Nataru dipastikan aman berkat kondisi operasional PLTMG Gunungsitoli yang prima.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkap kondisi sistem kelistrikan di Sumatera Utara pascabencana menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Tercatat dari 554.048 pelanggan yang terdampak, sebanyak 541.678 sudah kembali menikmati aliran listrik.

"Dari total 554.048 pelanggan yang sempat terdampak bencana di Sumatera Utara, sebanyak 541.678 pelanggan kini lampunya sudah menyala kembali. Ini bukti sistem dan tim kami bekerja keras dan siap siaga," kata Yuliot lewat keterangannya pada Senin (22/12/2025).

Dijelaskannya sebanyak 2.370 pelanggan yang belum bisa kembali menikmati aliran listrik bukan karena kekurangan daya, melainkan jaringan yang masih terputus akibat longsor.

Yuliot pun memastikan Tim ESDM Siaga Bencana dan PT PLN (Persero) akan terus berupaya melakukan pemulihan di titik-titik yang masih terisolasi.

Di sisi lain, saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Yuliot juga memastikan ketersediaan listrik di Pulau Nias pada masa perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Gunungsitoli yang menjadi tulang punggung kelistrikan di Pulau Nias setidaknya memiliki kapasitas terpasang sebesar 5 x 6,9 mega watt (MW).

"Pembangkit ini menjadi salah satu penopang utama beban puncak listrik di wilayah kepulauan tersebut,” kata Yuliot.

Yuliot menjelaskan bahwa saat ini PLTMG Gunungsitoli berada dalam kondisi operasional yang sangat baik.

Pembangkit tersebut memiliki cadangan daya yang memadai untuk menghadapi kenaikan konsumsi listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, pasokan energi primer seperti gas pun dipastikan tersedia dengan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Sebut Listrik di Aceh Kembali Normal, Akses Rumah Warga Mulai Disalurkan

PLN Sebut Listrik di Aceh Kembali Normal, Akses Rumah Warga Mulai Disalurkan

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 15:49 WIB

Kuota Pemasangan PLTS Atap 2026 Dibuka, Ini Ketentuan yang Harus Diketahui!

Kuota Pemasangan PLTS Atap 2026 Dibuka, Ini Ketentuan yang Harus Diketahui!

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 14:46 WIB

Pengguna PLTS Atap Meningkat 18 Kali Lipat, PLN Buka Kouta Baru untuk 2026

Pengguna PLTS Atap Meningkat 18 Kali Lipat, PLN Buka Kouta Baru untuk 2026

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 14:03 WIB

PLN Pastikan Kesiapan SPKLU Lewat EVenture Menjelang Natal 2025 & Tahun Baru 2026

PLN Pastikan Kesiapan SPKLU Lewat EVenture Menjelang Natal 2025 & Tahun Baru 2026

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 11:44 WIB

PLN Fokus Perkuat Layanan SPKLU di Yogyakarta, Dukung Kenyamanan Pengguna Saat Libur Nataru

PLN Fokus Perkuat Layanan SPKLU di Yogyakarta, Dukung Kenyamanan Pengguna Saat Libur Nataru

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:57 WIB

Terkini

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:39 WIB

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:34 WIB