Industri Pengolahan RI Loyo di 2025 Gegara Tarif Trump Hingga Geopolitik

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 31 Desember 2025 | 17:25 WIB
Industri Pengolahan RI Loyo di 2025 Gegara Tarif Trump Hingga Geopolitik
Ilustrasi industri pengolahan (Antara)
baca 10 detik
  • Kinerja industri pengolahan nasional tertekan akibat kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat dan gejolak geopolitik Timur Tengah.
  • Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Desember 2025 melambat ke 51,90 karena tekanan dari faktor eksternal tersebut.
  • Tarif AS dan konflik geopolitik memengaruhi pasokan bahan baku impor serta kinerja ekspor manufaktur Indonesia.

Suara.com - Kementerian Perindustrian menilai kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) hingga gejolak geopolitik di Timur Tengah ikut memengaruhi aktivitas industri dalam negeri.

Hal ini, membuat kinerja industri pengolahan nasional mendapat tekanan.

Tekanan tersebut tercermin dari pergerakan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Desember 2025 yang melambat ke level 51,90. Meski masih berada di zona ekspansi, laju IKI tercatat turun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief mengatakan, penurunan IKI tidak lepas dari dinamika eksternal yang membayangi sektor industri manufaktur nasional.

Momen visit media ke Pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024).
Momen visit media ke Pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10/2024).

"Selain karena banjir produk impor di pasar domestik juga karena tarif Trump dan perang Iran–Israel," ujarnya dalam rilis Indeks Kepercayaan Industri Desember 2025, dikutip Rabu (31/12/2025).

Febri menjelaskan, kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat saat itu memberi tekanan cukup besar terhadap industri, terutama dari sisi pasokan bahan baku dan kinerja ekspor.

"Tarif Trump waktu itu cukup membuat industri tertekan pada sisi suplai bahan baku dan juga pada sisi ekspor," ucap Febri.

Menurut dia, tekanan tersebut membuat pelaku industri berada dalam posisi tidak nyaman untuk melakukan ekspansi agresif, khususnya pada periode tertentu di 2025.

"Itu membuat industri agak sedikit gamang," jelas Febri.

baca juga

Febri menyebut, dampak tarif Amerika Serikat tidak berdiri sendiri. Pada periode yang sama, kondisi geopolitik global juga ikut memengaruhi sentimen industri.

"Yang ketiga itu karena gejolak politik, terutama di Timur Tengah yang mempengaruhi harga energi, nilai tukar," katanya.

Febri menilai, konflik geopolitik tersebut berimbas langsung pada biaya produksi industri melalui kenaikan harga energi serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Kondisi itu kemudian berdampak pada kelancaran rantai pasok industri nasional, khususnya yang bergantung pada bahan baku impor.

"Sehingga membuat bahan baku dari luar negeri impor itu sedikit tertekan," ungkap Febri.

Tidak hanya pada sisi hulu, tekanan global juga dirasakan pada pengiriman produk ekspor manufaktur Indonesia ke pasar internasional. "Dan juga pada pengiriman produk ekspor manufaktur Indonesia," imbuh Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Isu Batalnya Kesepakatan Trump, Progres Impor Migas dari AS Masih Gantung

Di Tengah Isu Batalnya Kesepakatan Trump, Progres Impor Migas dari AS Masih Gantung

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:03 WIB

Ekspor Kakao Indonesia Terancam Turun Akibat Ulah Donald Trump

Ekspor Kakao Indonesia Terancam Turun Akibat Ulah Donald Trump

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 22:06 WIB

Kemenperin: Penyeragaman Kemasan Jadi Celah Peredaran Rokok Ilegal

Kemenperin: Penyeragaman Kemasan Jadi Celah Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 14:31 WIB

Terkini

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Gaji di Bawah Rp10 Juta Bakal Dapat Keringanan Pajak dari Prabowo

Gaji di Bawah Rp10 Juta Bakal Dapat Keringanan Pajak dari Prabowo

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Jadi Hub Kolaborasi Energi ASEAN

Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Jadi Hub Kolaborasi Energi ASEAN

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Listyo Sigit Dicopot, Kapan Masa Jabatan Kapolri Seharusnya Berakhir?

Listyo Sigit Dicopot, Kapan Masa Jabatan Kapolri Seharusnya Berakhir?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Siang Ini

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Siang Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:28 WIB

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:27 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×