Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:27 WIB
Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Rupiah 2026 diprediksi menghadapi tantangan pelemahan signifikan, berpotensi menyentuh level Rp17.000 per dolar AS.
  • Risiko pelemahan rupiah sangat dipengaruhi faktor eksternal, utamanya kebijakan moneter Amerika Serikat dan kekuatan dolar.
  • Stabilitas rupiah jangka menengah membutuhkan koordinasi kebijakan, kredibilitas fiskal, dan penguatan fundamental ekspor-impor.

Suara.com - Rupiah di tahun 2026 diramal bakal menghadapi beberapa tantangan.

Pergerakan rupiah yang naik turun, mencerminkan dinamika tekanan global dan domestik yang masih cukup kuat.

Research and Development ICDX, Taufan Dimas Hareva, mengatakan, risiko pelemahan rupiah bisa saja terjadi.

Apalagi, mata uang Garuda bisa saja mendekati atau menembus level Rp17.000 per dolar AS.

"Hal ini sangat ditentukan oleh faktor eksternal, terutama arah kebijakan moneter Amerika Serikat dan kekuatan dolar AS secara global," katanya saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/1/2026).

Menurut dia, jika suku bunga global bertahan tinggi lebih lama atau sentimen risiko memburuk, tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, bisa kembali meningkat.

Ilustrasi devisa negara. [Ist]
Ilustrasi devisa negara. [Ist]

Meski demikian, dengan fundamental domestik yang relatif terjaga, cadangan devisa yang memadai, serta koordinasi kebijakan yang solid.

Skenario pelemahan ekstrem tersebut masih lebih bersifat risiko daripada proyeksi utama.

"Dalam menjaga stabilitas rupiah, peran kebijakan yang terkoordinasi menjadi kunci. Pemerintah perlu memastikan kredibilitas fiskal tetap terjaga melalui pengelolaan defisit yang disiplin dan belanja negara yang produktif, sementara Bank Indonesia melanjutkan bauran kebijakan moneter untuk meredam volatilitas nilai tukar," beber Taufan.

baca juga

Dia meminta pemerintah juga memperhatikan dari sisi struktural, penguatan ekspor bernilai tambah, pengendalian impor, serta pendalaman pasar keuangan domestik akan memperkuat fundamental rupiah dalam jangka menengah dan panjang.

"Sehingga pergerakannya tidak hanya bergantung pada sentimen global jangka pendek," imbuhnya.

Menurut dia, pergerakan rupiah yang naik turun tersebut pada dasarnya wajar dalam sistem nilai tukar mengambang.

Namun, volatilitas yang tinggi dapat menambah ketidakpastian bagi dunia usaha dan pelaku pasar.

Taufan melihat, pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor dan menekan inflasi, sementara di sisi lain dapat memberi dukungan terbatas bagi ekspor.

"Dampak akhirnya sangat bergantung pada seberapa stabil pergerakan rupiah tersebut dan bagaimana respons kebijakan dalam menjaga kepercayaan pasar," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melorot Lagi Hari Ini ke Level Rp 16.691

Rupiah Melorot Lagi Hari Ini ke Level Rp 16.691

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:38 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Makin Kuat Sentuh Level Rp16.678

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Makin Kuat Sentuh Level Rp16.678

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:43 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Senis Sore, Antisipasi Kebijakan Suku Bunga BI

Nilai Tukar Rupiah Melemah pada Senis Sore, Antisipasi Kebijakan Suku Bunga BI

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 16:31 WIB

Rupiah Melesat di Senin Pagi Menuju Level Rp 16.635

Rupiah Melesat di Senin Pagi Menuju Level Rp 16.635

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 10:48 WIB

Rupiah Kokoh Lawan Dolar AS pada Hari Ini, Tembus Level Rp 16.646

Rupiah Kokoh Lawan Dolar AS pada Hari Ini, Tembus Level Rp 16.646

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:05 WIB

Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar Amerika Loyo ke Rp16.667

Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar Amerika Loyo ke Rp16.667

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 09:49 WIB

Terkini

Ada Rumah Murah di bawah Rp150 Juta di Danantara Housing Expo 2026

Ada Rumah Murah di bawah Rp150 Juta di Danantara Housing Expo 2026

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Kecewa AMPB Pulang Duluan, Ojol Beri Waktu 1x24 Jam Massa Pati Minta Maaf

Kecewa AMPB Pulang Duluan, Ojol Beri Waktu 1x24 Jam Massa Pati Minta Maaf

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!

Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!

Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Sinopsis "Mo Papa!", Drama Jepang Terbaru Hara Nanoka dan Tsutsumi Shinichi

Sinopsis "Mo Papa!", Drama Jepang Terbaru Hara Nanoka dan Tsutsumi Shinichi

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Di Balik Sensasi Cekit-Cekit Ampoule Wondermis: Kenalan dengan Natural Microneedle Technology

Di Balik Sensasi Cekit-Cekit Ampoule Wondermis: Kenalan dengan Natural Microneedle Technology

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Prabowo di Hadapan Ulama: Percaya Sama Saya, Beberapa Tahun lagi Indonesia Bangkit

Prabowo di Hadapan Ulama: Percaya Sama Saya, Beberapa Tahun lagi Indonesia Bangkit

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Masuk Bursa Dirjen WHO, Menkes Budi Ungkap Instruksi Prabowo

Masuk Bursa Dirjen WHO, Menkes Budi Ungkap Instruksi Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Life of Pi dan Kerinduan kepada Tuhan di Tengah Ketidakpastian

Life of Pi dan Kerinduan kepada Tuhan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:40 WIB

×