Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?

M Nurhadi

Senin, 05 Januari 2026 | 16:32 WIB
GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?
Ilustrasi logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. [Situs GoTo]
baca 10 detik
  • Manajer investasi global ternama seperti BlackRock dan Vanguard aktif mengakumulasi saham GOTO selama Desember 2025.
  • BlackRock memimpin akumulasi dengan penambahan sekitar 600 juta lembar saham secara bulanan.
  • Aksi beli institusional ini terjadi setelah saham GOTO menekan IHSG sepanjang tahun 2025.

Suara.com - Di tengah fluktuasi indeks yang cukup tajam, sejumlah manajer investasi global ternama dilaporkan mulai mempertebal kepemilikan saham mereka di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Langkah akumulasi ini menjadi sorotan utama, mengingat GOTO merupakan salah satu emiten dengan kapitalisasi pasar besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Data terbaru dari Bloomberg mengungkapkan adanya arus modal masuk yang konsisten dari institusi-institusi raksasa sepanjang Desember 2025.

Nama-nama besar seperti BlackRock, Vanguard, hingga Crédit Agricole tercatat aktif menambah porsi kepemilikan mereka.

Fenomena ini memicu spekulasi di kalangan investor ritel mengenai arah pergerakan harga GOTO di tahun 2026, setelah melewati periode tekanan yang cukup berat sepanjang tahun lalu.

BlackRock dan Vanguard Pimpin Akumulasi Global

Pimpinan arus akumulasi ini tidak lain adalah BlackRock Inc., perusahaan manajemen aset terbesar di dunia. BlackRock dilaporkan melakukan penambahan kepemilikan sekitar 600 juta lembar saham GOTO secara bulanan.

Dengan aksi beli ini, total kepemilikan BlackRock kini menyentuh angka 30,88 miliar lembar saham, atau setara dengan 2,71% dari total saham yang beredar di pasar.

Selain BlackRock, raksasa pengelola dana asal Amerika Serikat lainnya, Vanguard, juga terpantau melakukan penambahan posisi, meski dalam volume yang lebih konservatif.

baca juga

Perbankan investasi global seperti JPMorgan dan Goldman Sachs pun tidak ketinggalan dengan mencatatkan akumulasi tipis namun konsisten.

Dari Benua Eropa, Crédit Agricole muncul sebagai entitas yang cukup agresif melakukan pembelian bulanan. Kehadiran institusi Eropa ini memberikan sinyal kuat bahwa minat terhadap ekosistem digital Indonesia masih terjaga dengan baik di mata pemodal internasional.

Melihat prospek GOTO, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham GOTO di kisaran 65-68. Target harga pertama 71 dan target harga kedua 73. Stoploss saham GOTO jika jatuh ke bawah 64.

Sedangkan Mandiri Sekuritas pada akhir tahun lalu merekomendasikan buy saham GOTO dengan target harga 100.

Performa GOTO: Antara Tekanan 2025 dan Harapan 2026

Harus diakui bahwa perjalanan saham GOTO sepanjang tahun 2025 bukanlah hal yang mudah bagi para pemegang sahamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:19 WIB

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 12:51 WIB

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Target Harga BUMI di Tengah Penguatan Saham Berturut-turut, Ini Analisisnya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

×