Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:00 WIB
Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.740 terhadap Dolar Amerika Serikat
Ilustrasi Dolar AS. (Freepik)
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah pada Selasa, 6 Januari 2026, mencapai Rp16.746 per dolar AS, turun 0,05 persen.
  • Mayoritas mata uang Asia cenderung menguat terhadap dolar AS, meskipun beberapa mata uang seperti Won Korea melemah.
  • Pelemahan rupiah disebabkan sentimen global dan data perdagangan domestik yang mengecewakan serta kekhawatiran anggaran.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah di pembukaan pagi ini.  

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (6/1/2026) dibuka pada  level Rp16.746 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,05 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 dolar AS. 

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.748  per dolar AS.

Saat ini, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. 

Hal itu terlihat dengan ringgit Malaysia mencatat kenaikan terbesar yakni 0,35 persen disusul baht Thailand yang naik 0,24 persen. 

Ilustrasi Yuan [Unsplash/Timon]
Ilustrasi Yuan [Unsplash/Timon]

Diikuti yuan China naik 0,05 persen dolar Singapura menguat 0,05 persen. 

Hal itu juga terjadi pada peso Filipina naik 0,01 persen dan dolar Hong Kong naik 0,004 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan beberapa mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea melemah 0,11 persen, yen Jepang melemah 0,04 persen. 

baca juga

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan sentimen global dan dalam negeri. 

Namun data perdagangan Indonesia mengecewakan yang dirilis Senin masih membebani. 

"Secara umum rupiah masih terbebani oleh langkah ekspansif pemerintah dan pelonggaran BI, permintaan domestik yang lemah setta kekuatiran defisit anggaran yg bersifat menengah hingga jangka panjang," katanya saat dihubungi Suara.com. 

Kata dia, rupiah masih bisa bangkit dikarenakan dolar bakal mengalami pelemahan. 

Hal itu disebabkan oleh data manufaktur Amerika Serikat yang membebani dolar.

"Sebenarnya rupiah berpotensi menguat walau terbatas oleh perlemahan dolar AS setelah data manufaktur ISM AS yg terkontraksi lebih besar dari perkiraan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:44 WIB

Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal

Penggunaan Dolar AS Mulai Ditinggalkan, Indonesia-Jepang Pilih Mata Uang Lokal

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:30 WIB

Rupiah Terus-terusan Meloyo, Hari Ini Tembus Rp 16.700

Rupiah Terus-terusan Meloyo, Hari Ini Tembus Rp 16.700

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 16:29 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar Amerika Melejit ke Level Rp16.700

Rupiah Terus Tertekan, Dolar Amerika Melejit ke Level Rp16.700

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 10:15 WIB

Bank Indonesia : Pasokan Uang Tunai di Wilayah Bencana Sumatera Aman

Bank Indonesia : Pasokan Uang Tunai di Wilayah Bencana Sumatera Aman

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 08:03 WIB

Rupiah Dijamin Stabil di Akhir Tahun, Ini Obat Kuatnya

Rupiah Dijamin Stabil di Akhir Tahun, Ini Obat Kuatnya

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 08:02 WIB

Terkini

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

×