Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Dua Hari Melejit Hingga Tembus Level 8.900, Apa Pemicunya?

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:13 WIB
IHSG Dua Hari Melejit Hingga Tembus Level 8.900, Apa Pemicunya?
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG pada Selasa, 6 Januari 2025, ditutup menguat 0,84 persen di level 8.933,61, didorong saham sektor basic materials.
  • Penguatan indeks dipicu kenaikan harga komoditas logam global dan berbagai insentif pemerintah bagi masyarakat.
  • Pemerintah memberikan insentif PPh Pasal 21 bebas dan PPN DTP untuk sektor padat karya, pariwisata, properti.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,84 persen ke level 8.933,61, setelah sempat mencetak level intraday tertinggi baru di posisi 8.940 pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2025.

Penguatan indeks didorong oleh kinerja solid saham sektor basic materials yang kembali memimpin laju pasar.

Berlanjutnya kenaikan mayoritas harga komoditas logam global serta adanya sejumlah insentif dari pemerintah menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG. Namun, di sisi lain, nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah di pasar spot ke level Rp16.740 per dolar AS.

IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]
IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]

Seperti dilansir dari riset Phintraco Sekuritas, sari sisi teknikal, histogram positif MACD terus menguat seiring meningkatnya volume beli. Sementara itu, indikator Stochastic RSI juga bergerak naik mendekati area overbought.

Kondisi ini membuka peluang bagi IHSG untuk menguji area resistance di level 9.000, dengan level pivot di 8.900 dan support di 8.800. Kendati demikian, risiko minor pullback tetap terbuka akibat potensi profit taking.

Sentimen domestik turut diperkuat oleh langkah pemerintah yang terus menggulirkan berbagai insentif guna mendorong daya beli masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Melalui PMK 105/2025, pemerintah memberikan pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sepanjang 2026 bagi karyawan dengan gaji di bawah Rp10 juta per bulan di sejumlah sektor padat karya dan pariwisata.

Selain itu, melalui PMK 90/2025, pemerintah menetapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian rumah tapak dengan harga jual hingga Rp2 miliar dan rumah susun hingga Rp5 miliar selama 2026. Pemerintah juga tengah mengkaji pemberian insentif tambahan bagi industri otomotif.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 65,91 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 34,20 triliun, serta frekuensi sebanyak 4,31 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 451 saham bergerak naik, sedangkan 269 saham mengalami penurunan, dan 238 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ECII, BIPI, GSMF, INPC, PADI, BBSS, BSIM, JIHD, NICL, OPMS, TRUE.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, MXPL, KLAS, CPRO, YOII, PORT, ALDO, DEFI, HBA, ITMA, PNLF, TALF.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Jual Beli Besi Kapal Bekas (OPMS) Berencana Tambah 16 Lini Usaha Baru

Emiten Jual Beli Besi Kapal Bekas (OPMS) Berencana Tambah 16 Lini Usaha Baru

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 17:04 WIB

Harga Saham DEWA Meroket Hari Ini, Ternyata Ini Penyebabnya

Harga Saham DEWA Meroket Hari Ini, Ternyata Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 17:03 WIB

Tahun Baru, Strategi Baru, Saham-saham Potensial Ini Patut Dilirik

Tahun Baru, Strategi Baru, Saham-saham Potensial Ini Patut Dilirik

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB