Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Saham DEWA Meroket Hari Ini, Ternyata Ini Penyebabnya

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:03 WIB
Harga Saham DEWA Meroket Hari Ini, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi perdagangan IHSG hari ini [Ist/Antara]
  • Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) ditutup menguat signifikan 7,95% menjadi Rp815 pada Selasa (6/1/2026) setelah sesi kedua.
  • Lonjakan harga ini didorong oleh akumulasi investor asing yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) Rp160 miliar.
  • DEWA berhasil menembus level resistance teknikal sambil menjalankan strategi efisiensi biaya kepemilikan alat berat sendiri.

Suara.com - Saham emiten jasa pertambangan, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), mencatatkan performa luar biasa pada perdagangan Selasa (6/1/2026).

Sempat menunjukkan pelemahan pada sesi pertama, saham emiten yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan Grup Salim ini tiba-tiba melesat tajam saat memasuki sesi kedua.

Pada penutupan bursa, DEWA parkir di level Rp815 per lembar, meroket signifikan sebesar 7,95% dibandingkan harga pembukaannya.

Aktivitas perdagangan terpantau sangat bergairah dengan volume transaksi mencapai 1,5 miliar saham dan nilai perpindahan aset lebih dari Rp1,1 triliun. Intensitas perdagangan ini juga tercermin dari frekuensi transaksi yang menembus angka 108.000 kali.

Investor Asing Borong Saham DEWA

Lonjakan harga yang mendadak ini dipicu oleh aksi akumulasi masif di pasar reguler. Berdasarkan data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, DEWA membukukan nilai beli bersih (net buy) secara keseluruhan mencapai Rp160 miliar.

Menariknya, DEWA masuk dalam jajaran lima besar saham yang paling banyak diburu oleh investor mancanegara.

Hingga jeda siang saja, asing telah mencatatkan akumulasi dari sisi volume paling banyak dengan angka net buy asing mencapai 34.537.300 lembar saham.

Aliran modal asing yang deras ini mengonfirmasi kepercayaan pasar terhadap arah bisnis perseroan di awal tahun 2026.

Analisis Teknikal: Menembus Level Resistance

Pergerakan positif ini sebenarnya sudah diprediksi oleh sejumlah analis. Dalam ulasan teknikalnya pada 2 Januari 2026, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebutkan bahwa DEWA masih berada dalam koridor tren bullish.

Pihak broker sebelumnya menaksir bahwa level resistance DEWA berada di kisaran 764 hingga 809. Dengan penutupan di harga 815 hari ini, DEWA secara resmi telah berhasil menembus batas resistance kuatnya, yang berpotensi membuka jalan menuju penguatan lebih lanjut di hari-hari mendatang.

Di balik performa sahamnya yang gemilang, manajemen Darma Henwa tengah menjalankan strategi transformasi operasional yang berani.

Dalam paparan publik (Public Expose) untuk tahun buku 2025, manajemen mengungkapkan kebijakan untuk mengurangi ketergantungan pada subkontraktor dan beralih ke penggunaan armada alat berat milik sendiri.

Langkah ini diambil demi memperkuat fleksibilitas dan efisiensi biaya produksi. Manajemen menjelaskan bahwa struktur biaya per unit Bank Cubic Meter (BCM) akan jauh lebih murah jika dikerjakan secara mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Baru, Strategi Baru, Saham-saham Potensial Ini Patut Dilirik

Tahun Baru, Strategi Baru, Saham-saham Potensial Ini Patut Dilirik

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:55 WIB

Perusahaan Raksasa Diisukan IPO Saham Sebentar Lagi, Ini Profilnya

Perusahaan Raksasa Diisukan IPO Saham Sebentar Lagi, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:34 WIB

Insiden Kartu Merah Menit Akhir dan Kegundahan Rafael Struick yang Luput Jalani Musim Ideal

Insiden Kartu Merah Menit Akhir dan Kegundahan Rafael Struick yang Luput Jalani Musim Ideal

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB