Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 12 Januari 2026 | 18:57 WIB
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
Kementerian PU percepat pembangunan Huntara di Aceh Tamiang. [Pu.go.id]
  • Kementerian PU sedang membangun 1.606 unit hunian sementara (huntara) di Aceh dan Sumatera Utara, ditargetkan selesai sebelum Ramadhan.
  • Pembangunan huntara di Aceh dan Sumut ini merupakan prioritas pascabencana sesuai arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
  • Kementerian PU menerapkan sistem modular baja ringan untuk huntara, dilengkapi fasilitas penting seperti air bersih dan sanitasi.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggenjot pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Total, sebanyak 1.606 unit huntara ditargetkan rampung seluruhnya sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Percepatan pembangunan huntara tersebut sejalan dengan arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemerintah menilai ketersediaan hunian layak menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak agar dapat segera menjalani kehidupan yang lebih aman dan nyaman.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan huntara masuk dalam prioritas utama penanganan pascabencana. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak terlalu lama tinggal di pengungsian darurat.

Hunian Sementara (huntara) selesai dibangun dan siap dihuni para korban banjir di Aceh Tamiang. [Dok BPI Danantara].
Hunian Sementara (huntara) selesai dibangun dan siap dihuni para korban banjir di Aceh Tamiang. [Dok BPI Danantara].

"Kita juga sedang membangun huntara, total ada 1.606 unit. Targetnya sebelum masuk bulan Ramadhan selesai semua, itu sesuai arahan dari BNPB,” kata Menteri Dody saat Rakor Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Banda Aceh, seperti dikutip, Senin (12/1/2026).

Pembangunan huntara tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota terdampak bencana. Di Provinsi Sumatera Utara, huntara dibangun di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 431 unit.

Sementara di Provinsi Aceh, pembangunan huntara meliputi 480 unit di Kabupaten Bener Meriah, 400 unit di Kabupaten Aceh Utara, 211 unit di Pidie Jaya, serta 84 unit di Aceh Tamiang yang kini telah rampung.

Seluruh pembangunan huntara tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kecepatan, kualitas, dan keselamatan. Kementerian PU memastikan proses konstruksi berjalan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.

Dari sisi teknis bangunan, huntara menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan. Sistem ini dirancang agar bangunan memiliki kekuatan memadai, waktu pembangunan relatif singkat, serta tetap memberikan kenyamanan bagi para penghuni.

"Kami menggunakan sistem modular baja yang sudah biasa kita pakai selama ini di mana-mana, dan sudah terbukti secara kualitas serta tahan lama," ujar Dody.

Salah satu lokasi pembangunan huntara yang telah selesai pada 10 Januari 2026 berada di Aceh Tamiang 1 dengan total 84 unit. Huntara tersebut dirancang untuk menampung sekitar 336 jiwa atau 84 kepala keluarga dalam satu kawasan terpadu.

Setiap blok huntara mampu menampung hingga 12 kepala keluarga atau sekitar 48 jiwa. Penataan kawasan dilakukan agar penghuni memiliki ruang tinggal yang tertib dan nyaman selama masa hunian sementara.

Selain bangunan utama, kawasan huntara Aceh Tamiang juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi toilet komunal, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi.

Kementerian PU berharap ketersediaan fasilitas pendukung ini dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari secara layak selama menempati hunian sementara, sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian tetap di wilayah masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:53 WIB

Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih

Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB