Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 12 Januari 2026 | 19:48 WIB
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
Kementerian PU akan membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi pada 2026. Foto: Siswa berjalan di depan ruang kelas saat hari pertama masuk sekolah di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 8 Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (5/1/2026). [Antara]
  • Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun Sekolah Rakyat Permanen Tahap II di 104 lokasi sebagai komitmen perluasan akses pendidikan berkualitas.
  • Tahap II ini direncanakan menampung 112.320 siswa melalui 3.744 rombongan belajar jenjang SD, SMP, dan SMA.
  • Sekolah akan berkonsep boarding school dengan fasilitas modern di atas lahan 5 hingga 10 hektare milik daerah.

Suara.com - Pemerintah bersiap meluncurkan pembangunan permanen Sekolah Rakyat Tahap II yang akan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini akan dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan. Program ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, adil, serta berpihak pada kelompok masyarakat rentan.

Selain itu, Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing, sekaligus menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Tanah Air.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bangsa untuk menyiapkan generasi masa depan yang unggul.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody kepada wartawan, Senin (12/1/2025).

Pada Tahap II ini, Program Sekolah Rakyat dirancang menampung total 112.320 siswa. Kapasitas tersebut disediakan melalui pembangunan 3.744 rombongan belajar atau rombel di berbagai jenjang pendidikan.

Rinciannya terdiri dari 1.872 rombel Sekolah Dasar, 936 rombel Sekolah Menengah Pertama, serta 936 rombel Sekolah Menengah Atas. Dengan komposisi tersebut, setiap lokasi Sekolah Rakyat dirancang memiliki daya tampung yang seimbang untuk seluruh jenjang pendidikan.

Setiap Sekolah Rakyat memiliki kapasitas hingga 1.080 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 18 rombel SD atau 540 siswa, sembilan rombel SMP atau 270 siswa, serta sembilan rombel SMA atau 270 siswa, sehingga total terdapat 36 rombel di setiap lokasi.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia. Sebarannya meliputi Pulau Sumatera sebanyak 26 lokasi, Pulau Jawa 40 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara masing-masing satu lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Kepulauan Maluku empat lokasi, serta Papua tiga lokasi.

Setiap Sekolah Rakyat dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disediakan oleh pemerintah daerah. Konsep bangunan dirancang untuk mendukung kegiatan pendidikan jangka panjang dan berkelanjutan.

Bangunan Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school dengan penyediaan asrama bagi siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, fasilitas pendidikan modern juga disiapkan untuk menunjang proses belajar mengajar secara menyeluruh.

Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital, kantin dan dapur sehat, klinik kesehatan siswa, sarana olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler, hingga asrama guru dan pendamping.

Lingkungan sekolah juga dirancang dengan area hijau dan lansekap yang memadai. Konsep ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II merupakan kelanjutan dari konsep awal Sekolah Rakyat yang telah beroperasi sejak Tahun Ajaran 2025/2026 pada Tahap I dengan jumlah 166 sekolah. Tahap II diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap guna mendukung penyelenggaraan pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Hingga 31 Desember 2025, progres pekerjaan fisik Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 3,98 persen. Capaian tersebut mencakup pekerjaan awal konstruksi serta penyiapan infrastruktur dasar di lokasi-lokasi pembangunan.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar keamanan, tata ruang, dan keberlanjutan lingkungan, Kementerian PU menerapkan pemenuhan readiness criteria.

Persyaratan tersebut meliputi sertifikat lahan, surat keterangan bebas sengketa, dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, dokumen lingkungan seperti AMDAL atau UKL-UPL, Andalalin, hingga Persetujuan Bangunan Gedung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 18:57 WIB

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek

Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek

News | Senin, 12 Januari 2026 | 16:05 WIB

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:53 WIB

Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN

Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:57 WIB

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:35 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB

Emiten PUDP Tebar Dividen Tunai, Cek Jadwalnya dan Besarannya

Emiten PUDP Tebar Dividen Tunai, Cek Jadwalnya dan Besarannya

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:02 WIB

Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?

Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:45 WIB