Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Danantara Pastikan PT Timah Bukan Masuk Radar Penyuntikan Dana

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 15 Januari 2026 | 13:46 WIB
Danantara Pastikan PT Timah Bukan Masuk Radar Penyuntikan Dana
Timah yang dihasilkan PT Timah tbk (dok. PT Timah)
  • BPI Danantara menyatakan PT Timah Tbk. (TINS) belum menjadi prioritas suntikan dana investasi BUMN saat ini.
  • PT Timah diarahkan menyelesaikan masalahnya mandiri atau melalui induk usaha BUMN, MIND ID, terlebih dahulu.
  • Danantara akan menjadi opsi terakhir penyuntikan modal jika PT Timah gagal berbenah dari tekanan operasional.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan PT Timah Tbk. (TINS) belum masuk radar BUMN yang akan disuntik dana.

BPI Danantara melihat, PT Timah masih bisa kuat untuk melakukan transformasi secara mandiri maupun dibantu oleh induk usaha MIND ID.

Managing Director Business III BPI Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan penyuntikan dana bukan jadi jalan bagi BUMN untuk memperbaiki kinerja. Danantara akan memberi kesempatan bagi BUMN untuk berjuang sendiri menghadapi masalah.

Managing Director PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM, Febriany Eddy. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Managing Director PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM, Febriany Eddy. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Kalau perusahaan itu mampu, silakan berbenah secara mandiri. Kalau tidak, masih ada holding-nya. Nah, holding-nya itu kemudian tentunya kita," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip Kamis (15/1/2026).

Febriany melanjutkan, PT Timah juga merupakan anak usaha MIND ID. Sehingga, segala permasalahan tentunya akan terlebih dahulu ditangani Holding sebelum Danantara.

Akan tetapi, Diakuinya, PT Timah memang masih hadapi tekanan berat, mulai dari penambangan ilegal hingga tumpah tindih perizinan.

"Sekarang mau dirapikan, dibersihkan, dan dikonsolidasikan. Saya rasa masa depannya sangat positif. Timah itu berperan besar terhadap suplai timah dunia," bebernya.

Mantan Bos Vale Indonesia ini menuturkan, Danantara sebenarnya sebagai pilihan terakhir, jika memang BUMN itu sudah menyerah dengan cara apapun.

Namun, ia memastikan, bukan tidak mungkin Danantara justru menggelontorkan modal, jika memang investasi industri timah terlihat menggiurkan.

Di sisi lain, Febriany menambahkan, BUMN-BUMN harus siap dalam melakukan transformasi. Jangan sampai, transformasi ini membuat tidak nyaman dilakukan semua pihak, akhirnya tidak berjalan baik.

"Change is always uncomfortable. If you feel comfortable, you are not growing. Tapi kalau Anda merasa tidak nyaman, there is a chance that you are growing," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok

CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:30 WIB

Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T

Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:01 WIB

Siasati Overcapacity, Semen Pelat Merah Putar Otak Bidik Angka Pertumbuhan

Siasati Overcapacity, Semen Pelat Merah Putar Otak Bidik Angka Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB