Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Dolar AS Menguat, Rupiah Terus Ambles ke Level Rp16.987

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 20 Januari 2026 | 09:37 WIB
Dolar AS Menguat, Rupiah Terus Ambles ke Level Rp16.987
Ilustrasi Dolar AS. (Freepik)
  • Rupiah melemah pada Selasa (20/1/2026), dibuka di Rp16.987 per dolar AS, terpuruk 0,19% dari penutupan Senin.
  • Pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen negatif domestik, terutama isu pelebaran defisit anggaran, meskipun indeks dolar AS turun.
  • Investor mengantisipasi RDGBI hari Rabu, mencari kejelasan prospek suku bunga meskipun suku bunga diperkirakan tetap.

Suara.com - Nilai tukar terus menunjukkan pelemahan  pada hari ini. Berdasarkan  data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (20/1/2026) dibuka pada level Rp16.987 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda terus terpuruk. Alhasil, rupiah melemah 0,19 persen persen dibanding penutupan pada Senin  yang berada di level Rp16.955  dolar AS. 

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.935 per dolar AS.  Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian bergerak bervariasi.

Hal itu terlihat dari won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,35 persen, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,20 persen. 

Disusul, baht Thailand melemah 0,05 persen, dolar Singapura melemah 0,05 persen. Sedangkan, dolar Hong Kong melemah 0,01 persen dan peso Filipina yang melemah 0,003 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Ringgit Malaysia naik 0,06 persen. 

Ilustrasi Yen. [Pixabay]
Ilustrasi Yen. [Pixabay]

Lalu ada yen Jepang menguat 0,04 persen dan yuan China menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,06, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,39.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan mendapatkan sentimen negatif dari dalam. Salah satunya adalah mengenai pelebaran defisit anggaran. 

"Walau indeks dolar AS melemah tajam oleh perkembangan ini, namun rupiah diperkirakan masih akan lebih condong tertekan karna sentimen risk off," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, data ekonomi China yang baru dirilis secara umum lebih kuat dari harapan bisa menahan perlemahan Rupiah yang lebih besar. 

"Investor juga mengantisipasi RDGBI hari rabu yang walau diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kali ini, namun investor mencari kejelasan akan prospek suku bunga kedepannya Range 16.850-16.950," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:56 WIB

Masih Sakit, Rupiah Makin Dekati Level Rp16.800 per Dolar AS Hari ini

Masih Sakit, Rupiah Makin Dekati Level Rp16.800 per Dolar AS Hari ini

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780

Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:54 WIB

Rupiah Masih Loyo, Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini

Rupiah Masih Loyo, Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:26 WIB

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp16.776 saat Lawan Dolar Amerika Serikat, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Makin Terperosok ke Level Rp 16.758 per USD Hari Ini

Rupiah Makin Terperosok ke Level Rp 16.758 per USD Hari Ini

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB