Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 08:17 WIB
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
baca 10 detik
  • Perdagangan logam mulia melonjak signifikan pada Selasa (20/1/2026), di mana emas dan perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
  • Analis memproyeksikan emas naik 40% dan perak berlipat ganda pada 2026, pasca kegagalan prediksi signifikan tahun sebelumnya.
  • Kenaikan didorong ketidakstabilan fundamental, terutama manuver Trump menuntut Greenland dan ancaman tarif terhadap Prancis.

Suara.com - Pasar logam mulia dunia mengalami lonjakan luar biasa pada perdagangan Selasa (20/1/2026), bertepatan dengan peringatan satu tahun kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih.

Emas dan perak secara kompak menembus rekor tertinggi sepanjang masa, memperpanjang tren reli yang telah mendominasi sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan 2026 Forecast Survey yang dirilis oleh London Bullion Market Association (LBMA), para analis dan pedagang profesional kini memberikan proyeksi paling optimis dalam sejarah survei tersebut sejak awal 2000-an.

Rata-rata ahli memprediksi nilai harian emas akan melonjak hampir 40% dibandingkan tahun 2025, sementara harga rata-rata tahunan perak diproyeksikan bakal berlipat ganda.

Prediksi "Gila" di Tengah Kegagalan Ramalan Tahun Lalu

Optimisme masif tahun ini muncul setelah para analis "kecolongan" pada tahun 2025.

Tahun lalu, konsensus LBMA meleset hampir USD 700 dari kenaikan harga emas yang sebenarnya, sebuah rekor kegagalan prediksi terbesar dalam persentase maupun nilai dolar.

Kini, konsensus untuk tahun 2026 memproyeksikan:

Emas: Diperkirakan naik sekitar USD 1.310 sepanjang tahun menuju level rata-rata USD 4.742. Rentang perdagangan diprediksi sangat lebar, mulai dari level terendah USD 3.450 hingga puncaknya di USD 7.150 per troy ounce.

baca juga

Perak: Diprediksi tumbuh 98,8% menuju harga rata-rata di atas USD 79,50. Bahkan, saat ini perak telah menembus angka USD 95,60 di pasar London, melampaui estimasi tertinggi dari sembilan analis peserta kompetisi LBMA.

Ross Norman, salah satu peramal logam mulia paling sukses, menyebut proyeksi tahun ini sangat "ekstrem", namun didorong oleh kondisi fundamental yang tidak stabil.

Geopolitik dan Isu Greenland: Katalis Utama Kenaikan

Berbanding terbalik dengan logam mulia, pasar saham global justru merosot pada Selasa kemarin.

Berdasarkan survei di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos, para pemimpin bisnis dan finansial memandang "konfrontasi geo-ekonomi" dan "konflik bersenjata antarnegara" sebagai risiko krisis material paling nyata di tahun 2026.

Ketegangan ini semakin nyata dengan manuver terbaru Presiden Trump:

  • Isu Greenland: Trump dijadwalkan bertemu dengan sekutu NATO dari Eropa untuk menuntut penyerahan Greenland kepada Amerika Serikat. Media Rusia menyebut ambisi ini sebagai upaya Trump untuk tercatat dalam sejarah pada peringatan 250 tahun deklarasi kemerdekaan AS.
  • Konflik dengan Prancis: Trump melontarkan ancaman tarif 200% terhadap minuman keras asal Prancis karena Presiden Emmanuel Macron enggan membayar US$ 1 miliar untuk bergabung dalam Board of Peace terkait krisis Gaza.

Lonjakan Tertinggi Sejak Era Richard Nixon

Harga emas batangan di pusat perdagangan London telah melonjak lebih dari 75% sejak Trump dilantik sebagai Presiden ke-47 tepat 12 bulan lalu.

Pergerakan harga emas dalam setahun pertama masa jabatan presiden ini merupakan yang tercepat dalam sejarah AS, hanya kalah dari awal masa jabatan kedua Richard Nixon pada tahun 1973.

Kondisi ketidakpastian global, ancaman perang dagang, dan ambisi teritorial baru AS telah menjadikan logam mulia sebagai aset lindung nilai utama bagi para investor institusi maupun ritel di seluruh dunia.


DISCLAIMER: Investasi pada aset emas, perak, dan kripto melibatkan risiko fluktuasi harga yang sangat tajam dan dipengaruhi oleh sentimen geopolitik global. Prediksi analis LBMA merupakan estimasi profesional dan bukan merupakan jaminan keuntungan pasti di masa depan. Selalu lakukan riset mendalam dan diversifikasi portofolio Anda sebelum mengambil keputusan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan

Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 08:03 WIB

Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 07:53 WIB

Harga Emas Naik Tiga Hari Berturut-turut, di Pegadaian Kompak Meroket

Harga Emas Naik Tiga Hari Berturut-turut, di Pegadaian Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya

Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:27 WIB

Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii

Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:26 WIB

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!

Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

7 Cara Memilih Bedak agar Tidak Keputihan

7 Cara Memilih Bedak agar Tidak Keputihan

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

Di Mana Tempat Beli Sepatu Salomon Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi dan Tepercaya di Indonesia

Di Mana Tempat Beli Sepatu Salomon Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi dan Tepercaya di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi

2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi

Sumut | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:24 WIB

Setelah Eksfoliasi Boleh Pakai Moisturizer Niacinamide? Jangan Asal Gabung, Ini 4 Pilihan Terbaik

Setelah Eksfoliasi Boleh Pakai Moisturizer Niacinamide? Jangan Asal Gabung, Ini 4 Pilihan Terbaik

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:23 WIB

Adik Kim Jong-un Serang Indonesia Cs: Kalian Itu Sesat Pikir dan Bodoh!

Adik Kim Jong-un Serang Indonesia Cs: Kalian Itu Sesat Pikir dan Bodoh!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:21 WIB

Pertumbuhan Pelanggan Transjakarta Melambat, Baru 6 Persen Warga DKI Aktif Naik Transportasi Umum

Pertumbuhan Pelanggan Transjakarta Melambat, Baru 6 Persen Warga DKI Aktif Naik Transportasi Umum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:20 WIB

×