Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif

Liberty Jemadu

Senin, 26 Januari 2026 | 18:05 WIB
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
Thomas Djiwandono menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Deputi Gubernur BI di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026). [Antara]
  • Thomas Djiwandono mengakui pasar bereaksi negatif terhadap pencalonannya Deputi Gubernur BI karena kedekatan politik dengan Presiden Prabowo.
  • Ia menyatakan harus membuktikan kelayakan melalui kerja keras, seperti menghadapi keraguan saat ditunjuk menjadi Wakil Menteri Keuangan.
  • Thomas memaparkan lima strategi bernama GERAK untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter.

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengakui bahwa pasar menilai pencalonan dirinya sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) secara negatif, mengingat latar belakangnya yang memiliki hubungan politik serta keluarga yang erat dengan Presiden Prabowo Subianto.

Thomas, dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026) menerangkan satu-satunya cara untuk menepis asumsi negatif pasar itu adalah dengan kerja keras untuk membuktikan kelayakannya.

"Kita tahu pasar ada asumsinya. Mungkin yang khusus mengenai saya, sedikit kurang baik karena segala macam yang berhubungan dengan latar belakang," kata Thomas saat menjawab pertanyaan anggota DPR.

"Tapi saya harus bisa membuktikan. Saya enggak ada cara lain lagi selain membuktikan kerja," tegas dia.

Thomas mengatakan keraguan pada dirinya juga pernah dirasakan saat ia ditunjuk Presiden Prabowo, yang juga pamannya, sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tetapi keraguan itu ia jawab dengan kerja keras.

"Sama saja seperti waktu saya masuk Kemenkeu. Sentimen pasar itu harus dilawan dengan fakta, dengan saya kerja sekuat tenaga, seperti yang saya lakukan di Kemenkeu," beber dia.

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama Thomas menjelaskan bahwa ia sudah bukan lagi anggota Partai Gerindra sejak 31 Desember 2025.

"Apakah saya masih bendaraha umum (Gerindra)? Jawabannya tidak. Sejak Maret 2025 saya sudah tidak lagi jadi bendahara umum, karena sudah 17 tahun. Saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun 2025. Ini adalah komitmen saya terhadap independensi Bank Indonesia dan kedua adalah rasa profesionalisme saya," tegas dia.

Adapun dalam uji kepatutan itu, Thomas memaparkan lima strategi yang berfokus pada sinergi kebijakan antara fiskal dan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Ia menilai sinergi antara pemangku kebijakan bisa membuat BI turut berperan dalam menumbuhkan perekonomian.

Ia mengajukan lima strategi, yang ia beri tajuk GERAK, yakni governance kebijakan yang kuat dan kredibel; efektifitas kebijakan; resiliensi sistem keuangan; akselerasi sinergi fiskal, moneter dan sektor keuangan; dan kelima keberlanjutan transformasi keuangan.

"Intinya adalah, saya merasa lima hal ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan secara adaptif dan agile atau lincah," kata Thomas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:23 WIB

Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran

Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB

Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:08 WIB

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:19 WIB

Komisi XI Gelar Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Diambil Senin Malam

Komisi XI Gelar Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Diambil Senin Malam

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat

Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:23 WIB

Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?

Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:09 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:35 WIB

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:34 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:57 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB