Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif

Liberty Jemadu

Senin, 26 Januari 2026 | 18:05 WIB
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
Thomas Djiwandono menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Deputi Gubernur BI di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Thomas Djiwandono mengakui pasar bereaksi negatif terhadap pencalonannya Deputi Gubernur BI karena kedekatan politik dengan Presiden Prabowo.
  • Ia menyatakan harus membuktikan kelayakan melalui kerja keras, seperti menghadapi keraguan saat ditunjuk menjadi Wakil Menteri Keuangan.
  • Thomas memaparkan lima strategi bernama GERAK untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter.

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengakui bahwa pasar menilai pencalonan dirinya sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) secara negatif, mengingat latar belakangnya yang memiliki hubungan politik serta keluarga yang erat dengan Presiden Prabowo Subianto.

Thomas, dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026) menerangkan satu-satunya cara untuk menepis asumsi negatif pasar itu adalah dengan kerja keras untuk membuktikan kelayakannya.

"Kita tahu pasar ada asumsinya. Mungkin yang khusus mengenai saya, sedikit kurang baik karena segala macam yang berhubungan dengan latar belakang," kata Thomas saat menjawab pertanyaan anggota DPR.

"Tapi saya harus bisa membuktikan. Saya enggak ada cara lain lagi selain membuktikan kerja," tegas dia.

Thomas mengatakan keraguan pada dirinya juga pernah dirasakan saat ia ditunjuk Presiden Prabowo, yang juga pamannya, sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tetapi keraguan itu ia jawab dengan kerja keras.

"Sama saja seperti waktu saya masuk Kemenkeu. Sentimen pasar itu harus dilawan dengan fakta, dengan saya kerja sekuat tenaga, seperti yang saya lakukan di Kemenkeu," beber dia.

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama Thomas menjelaskan bahwa ia sudah bukan lagi anggota Partai Gerindra sejak 31 Desember 2025.

"Apakah saya masih bendaraha umum (Gerindra)? Jawabannya tidak. Sejak Maret 2025 saya sudah tidak lagi jadi bendahara umum, karena sudah 17 tahun. Saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun 2025. Ini adalah komitmen saya terhadap independensi Bank Indonesia dan kedua adalah rasa profesionalisme saya," tegas dia.

Adapun dalam uji kepatutan itu, Thomas memaparkan lima strategi yang berfokus pada sinergi kebijakan antara fiskal dan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Ia menilai sinergi antara pemangku kebijakan bisa membuat BI turut berperan dalam menumbuhkan perekonomian.

baca juga

Ia mengajukan lima strategi, yang ia beri tajuk GERAK, yakni governance kebijakan yang kuat dan kredibel; efektifitas kebijakan; resiliensi sistem keuangan; akselerasi sinergi fiskal, moneter dan sektor keuangan; dan kelima keberlanjutan transformasi keuangan.

"Intinya adalah, saya merasa lima hal ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan secara adaptif dan agile atau lincah," kata Thomas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:23 WIB

Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran

Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB

Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:08 WIB

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:19 WIB

Komisi XI Gelar Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Diambil Senin Malam

Komisi XI Gelar Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Diambil Senin Malam

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

×