Kemenkeu: Investor SBN Ritel 2025 Didominasi Kalangan Perempuan

Dicky Prastya Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2026 | 07:00 WIB
Kemenkeu: Investor SBN Ritel 2025 Didominasi Kalangan Perempuan
Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Novi Puspita Wardani (tengah) dan SVP Wealth Management BCA Dessy Nathalia (kanan) saat konferensi pers instrumen Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 di Kantor Kemenkeu pada Senin (26/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Kementerian Keuangan menerbitkan Rp153 triliun SBN Ritel sepanjang 2025 kepada 262.927 investor baru.
  • Sebanyak 58 persen dari total investor SBN Ritel pada 2025 didominasi oleh kalangan perempuan.
  • Investor SBN Ritel 2025 paling banyak berasal dari generasi Milenial (51%) dan wilayah Indonesia Barat.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan kalau investor Surat Berharga Negara (SBN) Ritel selama 2025 didominasi kalangan perempuan.

Plt. Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Novi Puspita Wardani memaparkan kalau selama 2025 Kemenkeu sudah menerbitkan delapan seri SBN Ritel dengan total nominal penerbitan Rp 153 triliun serta menjaring 262.927 investor.

Dari total 262 ribu investor SBN Ritel, Novi menyebut sebanyak 58 persen didominasi oleh kalangan perempuan. Sedangkan 42 persen sisanya adalah laki-laki.

"Ya, perempuan kan yang pegang duit gitu ya. Perempuan yang pegang, terutama yang sudah menikah ya. Perempuan yang pegang duit ya biasanya yang memanage uang keluarga," kata Novi dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Senin (26/1/2026).

Alasan kedua, Novi menyatakan kalau secara psikologis, perempuan cenderung lebih senang investasi dengan rasa aman. Sebab SBN Ritel adalah instrumen investasi yang dijamin negara, serta bersifat fixed income alias penerimaan kupon tetap.

"Perempuan tuh senangnya yang pasti-pasti gitu. Enggak senang digantung gitu ya. Nah makanya kelihatan di sini. Kenapa demikian? Karena instrumen SBN ritel ini adalah instrumen yang aman dan bisa memberikan kepastian," lanjut dia.

Jika dikategorikan berdasarkan generasi, Milenial paling mendominasi sebagai investor SBN ritel dengan persentase 51 persen. Disusul Generasi X 29 persen, Baby Boomers 14 persen, Gen Z 6 persen, dan Generasi Tradisionalis (1928-1945) 1 persen.

Untuk profesi, Novi menyebut pegawai swasta paling banyak menjadi investor SBN Ritel sepanjang 2025 dengan persentase 33 persen. Disusul wiraswasta 18 persen, pelajar/mahasiswa 12 persen, hingga ibu rumah tangga 9 persen.

Sementara di kategori wilayah, Indonesia Barat selain DKI Jakarta menjadi investor SBN Ritel paling banyak dengan persentase 62,1 persen. Diikuti DKI Jakarta 27,7 persen, Indonesia Tengah 9,7 persen, dan Indonesia Timur 0,5 persen.

Baca Juga: Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI