Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Kemenkeu: Investor SBN Ritel 2025 Didominasi Kalangan Perempuan

Dicky Prastya

Selasa, 27 Januari 2026 | 07:00 WIB
Kemenkeu: Investor SBN Ritel 2025 Didominasi Kalangan Perempuan
Plt Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Novi Puspita Wardani (tengah) dan SVP Wealth Management BCA Dessy Nathalia (kanan) saat konferensi pers instrumen Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 di Kantor Kemenkeu pada Senin (26/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Kementerian Keuangan menerbitkan Rp153 triliun SBN Ritel sepanjang 2025 kepada 262.927 investor baru.
  • Sebanyak 58 persen dari total investor SBN Ritel pada 2025 didominasi oleh kalangan perempuan.
  • Investor SBN Ritel 2025 paling banyak berasal dari generasi Milenial (51%) dan wilayah Indonesia Barat.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan kalau investor Surat Berharga Negara (SBN) Ritel selama 2025 didominasi kalangan perempuan.

Plt. Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Novi Puspita Wardani memaparkan kalau selama 2025 Kemenkeu sudah menerbitkan delapan seri SBN Ritel dengan total nominal penerbitan Rp 153 triliun serta menjaring 262.927 investor.

Dari total 262 ribu investor SBN Ritel, Novi menyebut sebanyak 58 persen didominasi oleh kalangan perempuan. Sedangkan 42 persen sisanya adalah laki-laki.

"Ya, perempuan kan yang pegang duit gitu ya. Perempuan yang pegang, terutama yang sudah menikah ya. Perempuan yang pegang duit ya biasanya yang memanage uang keluarga," kata Novi dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Senin (26/1/2026).

Alasan kedua, Novi menyatakan kalau secara psikologis, perempuan cenderung lebih senang investasi dengan rasa aman. Sebab SBN Ritel adalah instrumen investasi yang dijamin negara, serta bersifat fixed income alias penerimaan kupon tetap.

"Perempuan tuh senangnya yang pasti-pasti gitu. Enggak senang digantung gitu ya. Nah makanya kelihatan di sini. Kenapa demikian? Karena instrumen SBN ritel ini adalah instrumen yang aman dan bisa memberikan kepastian," lanjut dia.

Jika dikategorikan berdasarkan generasi, Milenial paling mendominasi sebagai investor SBN ritel dengan persentase 51 persen. Disusul Generasi X 29 persen, Baby Boomers 14 persen, Gen Z 6 persen, dan Generasi Tradisionalis (1928-1945) 1 persen.

Untuk profesi, Novi menyebut pegawai swasta paling banyak menjadi investor SBN Ritel sepanjang 2025 dengan persentase 33 persen. Disusul wiraswasta 18 persen, pelajar/mahasiswa 12 persen, hingga ibu rumah tangga 9 persen.

Sementara di kategori wilayah, Indonesia Barat selain DKI Jakarta menjadi investor SBN Ritel paling banyak dengan persentase 62,1 persen. Diikuti DKI Jakarta 27,7 persen, Indonesia Tengah 9,7 persen, dan Indonesia Timur 0,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB

Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun

Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 16:11 WIB

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

ANTM Mengamuk! Saham Aneka Tambang Tembus Rekor Baru di Rp4.750

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 14:26 WIB

Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 09:37 WIB

Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?

Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 22:15 WIB

5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun

5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 18:41 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:18 WIB

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:07 WIB

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB