Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Kemenperin Gandeng ADB Bangun Ekosistem Semikonduktor Nasional, Fokus SDM dan Desain Chip

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 29 Januari 2026 | 12:31 WIB
Kemenperin Gandeng ADB Bangun Ekosistem Semikonduktor Nasional, Fokus SDM dan Desain Chip
Ilustrasi chip. [Freepik]
  • Kemenperin bekerja sama dengan ADB untuk mempercepat pengembangan industri semikonduktor guna meningkatkan daya saing industri nasional.
  • Pengembangan ekosistem ini penting untuk mengurangi impor dan menopang sektor krusial seperti otomotif dan digitalisasi.
  • Program pengembangan senilai $16,185 juta dalam Blue Book 2025–2029 fokus pada SDM, riset, dan integrasi global.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggandeng Asian Development Bank (ADB) untuk mempercepat pengembangan industri semikonduktor nasional. Hal ini dilakukan sebagai strategi memperkuat struktur industri dan meningkatkan daya saing global.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, telah menemui dengan Country Director ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov untuk memuluskan kerja sama ini.

Agus mengatakan, industri semikonduktor memiliki peran strategis sebagai fondasi transformasi industri nasional.

Keberadaan semikonduktor dinilai krusial dalam menopang pengembangan sektor elektronika, otomotif, energi, hingga mendorong percepatan digitalisasi industri.

“Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar untuk produk berbasis semikonduktor, mulai dari ponsel, laptop, hingga kendaraan bermotor dan kendaraan listrik," ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (29/1/2025).

Oleh karena itu, dia menambahkan, pengembangan ekosistem semikonduktor nasional menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Menurut Agus, kebutuhan semikonduktor di dalam negeri terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri manufaktur dan adopsi teknologi baru.

Produksi kendaraan bermotor nasional yang telah melampaui satu juta unit per tahun menjadi salah satu pendorong utama meningkatnya kebutuhan komponen berteknologi tinggi tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pengembangan kendaraan listrik hingga ratusan ribu unit pada 2030.

Target tersebut menuntut ketersediaan komponen semikonduktor yang andal, berkelanjutan, serta mampu diproduksi secara kompetitif di dalam negeri.

Di sisi lain, Agus mengungkapkan, permintaan perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop di pasar domestik masih didominasi produk impor.

Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat industri semikonduktor nasional dari hulu hingga hilir.

Saat ini, Indonesia telah memiliki satu industri perakitan dan pengujian semikonduktor yang berlokasi di Batam, serta sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang desain integrated circuit (IC).

Kendati demikian, ekosistem semikonduktor nasional dinilai masih perlu diperkuat secara menyeluruh.

Penguatan tersebut, lanjut Agus, terutama diperlukan pada aspek pengembangan sumber daya manusia, peningkatan riset dan inovasi, serta integrasi industri semikonduktor nasional ke dalam rantai pasok global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Gaspol Transformasi Digital Manufaktur Lewat Making Indonesia 4.0

Kemenperin Gaspol Transformasi Digital Manufaktur Lewat Making Indonesia 4.0

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 13:10 WIB

Kemenperin Akui Industri Otomotif Bahaya, Meski Penjualan Mobil Listrik Meroket, Ini Alasannya

Kemenperin Akui Industri Otomotif Bahaya, Meski Penjualan Mobil Listrik Meroket, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:11 WIB

Industri Kimia-Farmasi-Tekstil Diproyeksi Tetap Jadi Penopang Manufaktur pada 2026

Industri Kimia-Farmasi-Tekstil Diproyeksi Tetap Jadi Penopang Manufaktur pada 2026

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 08:33 WIB

Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Badai Global, Apa Rahasianya?

Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Badai Global, Apa Rahasianya?

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 07:39 WIB

Kronologi Indonesia Kehilangan Investor Semikonduktor Gegara Kebijakan 'Nyeleneh'

Kronologi Indonesia Kehilangan Investor Semikonduktor Gegara Kebijakan 'Nyeleneh'

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:55 WIB

Kemenperin: Penyeragaman Kemasan Jadi Celah Peredaran Rokok Ilegal

Kemenperin: Penyeragaman Kemasan Jadi Celah Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 14:31 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB