Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Purbaya Gandeng TNI-Polisi Lawan Beking Pengemplang Pajak-Cukai hingga Rokok Ilegal

Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:13 WIB
Purbaya Gandeng TNI-Polisi Lawan Beking Pengemplang Pajak-Cukai hingga Rokok Ilegal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjalankan sidang debottlenecking edisi kedua di Kantor Kemenkeu pada Senin (26/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menkeu Purbaya gandeng Menko Polkam serta TNI/Polri untuk melawan beking penghambat penerimaan pajak dan Bea Cukai.
  • Langkah awal pemberantasan beking akan difokuskan pada pelaku rokok ilegal dalam kurun waktu sebulan ke depan.
  • Purbaya meyakinkan pegawai pajak mendapat dukungan langsung dari Presiden RI untuk tidak takut menghadapi beking kuat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago maupun TNI dan Polri untuk melawan balik beking yang selama ini menghambat penerimaan pajak maupun Bea Cukai.

Menkeu Purbaya beralasan kalau selama ini penerimaan pajak terhambat karena banyak perusahaan memiliki beking. Maka dari itu dia akan bekerja sama dengan Menko Polkam dan pihak lain untuk memberantas keluhan tersebut.

"Kami juga melakukan kerjasama dengan pihak tertentu untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak atau penggerebekan pajak di lapangan.
Kalau kata orang-orang saya kan di lapangan selalu ada bekingnya," katanya saat konferensi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Kemenkeu, dikutip Jumat (30/1/2026).

Ia mengaku kalau Menko Polkam sudah setuju untuk bekerja sama dengan Kementerian Keuangan. Nantinya mereka melibatkan polisi, tentara, maupun aparat penegak hukum lain untuk memberantas beking.

Adapun fokus pertama Purbaya adalah memberantas pelaku rokok ilegal. Ia menargetkan waktu hingga sebulan demi memburu beking tersebut.

"Pertamanya akan kita kejar di rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan jalan itu. Jadi kita efektifkan pengumpulan pajak," jelasnya.

Sebelumnya Purbaya juga sempat menyinggung beking yang dianggap menghambat penerimaan negara. Kala itu dia berpesan kepada para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk tidak takut dengan teror beking.

"Jadi nanti kalau ada yang nawar-nawar bawa beking, kasih tahu saya. Kita beresin ramai-ramai bersama ya," katanya di Aula Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Bendahara Negara juga menegaskan bahwa bekingan pegawai pajak adalah Presiden RI Prabowo Subianto. Purbaya meminta mereka untuk tidak takut dengan siapapun jika WP berdalih punya beking kuat.

"Kalau ada yang ribut-ribut, hajar. Kalau ada yang bawa beking, hajar. Kalau yang beking terlalu kuat, kasih tahu saya. Kita bekingnya Presiden langsung, jadi anda enggak usah takut," imbuhnya.

"Kan tidak ada bintang yang lebih tinggi dari Presiden kan? Jadi harusnya anda semua enggak ada hambatan untuk melaksanakan tugas anda. Kecuali anda punya niat sendiri yang enggak bagus," lanjut dia lagi.

Saat ditanya lebih lanjut, Purbaya mengatakan kalau beking-bekingan ini adalah salah satu momok untuk pegawai Pajak yang nantinya berpengaruh ke pendapatan negara.

Hanya saja dia tidak menjelaskan siapa beking kuat yang ditakutkan para pegawai pajak.

"Itu yang saya heran itu gitu. Kalau saya tanya bawahan, 'Kenapa enggak gerak? Ada bekingnya. Siapa bekingnya? Diam.' Saya sih selama ini enggak pernah dengar ada beking yang nama-nama bekingnya muncul. Hanya samar-samar saja. Itu yang saya tegaskan tadi, kalau ada kasih tahu saya, kita beresin, karena itu akan mempengaruhi pendapatan negara kan? Kita dibeking 100 persen oleh Presiden untuk mengamankan pendapatan dan kondisi fiskal kita," papar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara

Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:52 WIB

5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending

5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:59 WIB

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:45 WIB

Purbaya Yakin IHSG Pulih 3 Hari Lagi

Purbaya Yakin IHSG Pulih 3 Hari Lagi

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru

Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:00 WIB

Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!

Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:52 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:53 WIB

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:33 WIB

SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar pada Kuartal I 2026, Penjualan Semen Naik di Tengah Tekanan Industri

SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar pada Kuartal I 2026, Penjualan Semen Naik di Tengah Tekanan Industri

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:37 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:27 WIB

Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM

Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:26 WIB

Rencana KUR Bunga 5 Persen, Presiden Probowo Diingatkan Tak Salah Sasaran

Rencana KUR Bunga 5 Persen, Presiden Probowo Diingatkan Tak Salah Sasaran

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:05 WIB

Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja

Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:35 WIB

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:50 WIB