Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Gandeng TNI-Polisi Lawan Beking Pengemplang Pajak-Cukai hingga Rokok Ilegal

Dicky Prastya

Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:13 WIB
Purbaya Gandeng TNI-Polisi Lawan Beking Pengemplang Pajak-Cukai hingga Rokok Ilegal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjalankan sidang debottlenecking edisi kedua di Kantor Kemenkeu pada Senin (26/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya gandeng Menko Polkam serta TNI/Polri untuk melawan beking penghambat penerimaan pajak dan Bea Cukai.
  • Langkah awal pemberantasan beking akan difokuskan pada pelaku rokok ilegal dalam kurun waktu sebulan ke depan.
  • Purbaya meyakinkan pegawai pajak mendapat dukungan langsung dari Presiden RI untuk tidak takut menghadapi beking kuat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago maupun TNI dan Polri untuk melawan balik beking yang selama ini menghambat penerimaan pajak maupun Bea Cukai.

Menkeu Purbaya beralasan kalau selama ini penerimaan pajak terhambat karena banyak perusahaan memiliki beking. Maka dari itu dia akan bekerja sama dengan Menko Polkam dan pihak lain untuk memberantas keluhan tersebut.

"Kami juga melakukan kerjasama dengan pihak tertentu untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak atau penggerebekan pajak di lapangan.
Kalau kata orang-orang saya kan di lapangan selalu ada bekingnya," katanya saat konferensi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Kemenkeu, dikutip Jumat (30/1/2026).

Ia mengaku kalau Menko Polkam sudah setuju untuk bekerja sama dengan Kementerian Keuangan. Nantinya mereka melibatkan polisi, tentara, maupun aparat penegak hukum lain untuk memberantas beking.

Adapun fokus pertama Purbaya adalah memberantas pelaku rokok ilegal. Ia menargetkan waktu hingga sebulan demi memburu beking tersebut.

"Pertamanya akan kita kejar di rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan jalan itu. Jadi kita efektifkan pengumpulan pajak," jelasnya.

Sebelumnya Purbaya juga sempat menyinggung beking yang dianggap menghambat penerimaan negara. Kala itu dia berpesan kepada para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk tidak takut dengan teror beking.

"Jadi nanti kalau ada yang nawar-nawar bawa beking, kasih tahu saya. Kita beresin ramai-ramai bersama ya," katanya di Aula Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Bendahara Negara juga menegaskan bahwa bekingan pegawai pajak adalah Presiden RI Prabowo Subianto. Purbaya meminta mereka untuk tidak takut dengan siapapun jika WP berdalih punya beking kuat.

baca juga

"Kalau ada yang ribut-ribut, hajar. Kalau ada yang bawa beking, hajar. Kalau yang beking terlalu kuat, kasih tahu saya. Kita bekingnya Presiden langsung, jadi anda enggak usah takut," imbuhnya.

"Kan tidak ada bintang yang lebih tinggi dari Presiden kan? Jadi harusnya anda semua enggak ada hambatan untuk melaksanakan tugas anda. Kecuali anda punya niat sendiri yang enggak bagus," lanjut dia lagi.

Saat ditanya lebih lanjut, Purbaya mengatakan kalau beking-bekingan ini adalah salah satu momok untuk pegawai Pajak yang nantinya berpengaruh ke pendapatan negara.

Hanya saja dia tidak menjelaskan siapa beking kuat yang ditakutkan para pegawai pajak.

"Itu yang saya heran itu gitu. Kalau saya tanya bawahan, 'Kenapa enggak gerak? Ada bekingnya. Siapa bekingnya? Diam.' Saya sih selama ini enggak pernah dengar ada beking yang nama-nama bekingnya muncul. Hanya samar-samar saja. Itu yang saya tegaskan tadi, kalau ada kasih tahu saya, kita beresin, karena itu akan mempengaruhi pendapatan negara kan? Kita dibeking 100 persen oleh Presiden untuk mengamankan pendapatan dan kondisi fiskal kita," papar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara

Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:52 WIB

5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending

5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:59 WIB

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:45 WIB

Purbaya Yakin IHSG Pulih 3 Hari Lagi

Purbaya Yakin IHSG Pulih 3 Hari Lagi

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru

Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:00 WIB

Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!

Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×