Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng

Liberty Jemadu

Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:54 WIB
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua OJK pada Sabtu (31/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK efektif 31 Januari 2026.
  • Penunjukan Ketua OJK ini menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityazwara menyusul pengunduran diri beberapa pejabat OJK.
  • Pengunduran diri terjadi setelah MSCI membekukan indeks Indonesia akibat isu transparansi dan perdagangan terkoordinasi.

Suara.com - Friderica Widyasari Dewi telah ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu (31/1/2026). Ia menggantikan dua pejabat sekaligus yakni Mahendra Siregar dan Mirza Adityazwara yang mundur pada Jumat kemarin.

Lalu siapa Friderica Widyasari Dewi yang kini duduk di salah satu jabatan yang paling disorot dalam beberapa hari terakhir?

Kiki, sapaan akrab Friderica, bukan wajah baru di OJK. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen di lembaga tersebut.

Lahir di Cepu, Jawa Tengah 28 November 1975, Kiki menghabiskan sebagian besar kariernya di industri keuangan. Setidaknya selama 10 tahun ia bekerja di PT Bursa Efek Indonesia, yakni dari 2005 hingga 2015. Jabatan terakhirya adalah Direktur Pengembangan Pasar PT BEI.

Rampung bertugas di BEI, Kiki lalu diberi tanggung jawab di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Keuangan pada 2015-2016. Kariernya kemudian menanjak naik dan didapuk sebagai Direktur Utama PT KSEI pada 2016-2019.

Dari bursa, ia kemudian pindah untuk menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas periode 2020-2022.

Dengan perjalanan karier mentereng, Kiki berangkat dari latar belakang pendidikan yang juga tak kalah canggih.

Kiki meraih gelar sarjana dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2001 di bidang ekonomi. Dia melanjutkan pendidikan di jenjang master di California State University, Amerika Serikat lalu menempuh S3 di UGM dan lulus pada 2019.

Adapun selain Kiki, OJK pada hari ini juga menunjuk Hasan Fawzi sebagai anggota dewan komisioner pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon. Sebelumnya, dia merupakan selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

“Penunjukan anggota dewan komisioner pengganti ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan OJK untuk menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya,” ujar Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam siaran persnya.

OJK mengatakan keputusan jabatan Pejabat Pengganti ini berlaku efektif 31 Januari 2026. OJK menegaskan akan melakukan penajaman terhadap seluruh kebijakan, program kerja dan agenda strategis untuk merespons berbagai perkembangan yang terjadi di sektor keuangan.

“OJK juga memastikan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan maupun layanan kepada masyarakat tetap dilakukan secara optimal untuk terus menjaga stabilitas sektor keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen,” ujarnya.

Gonjang-ganjing di OJK

Sebelumnya empat petinggi OJK dan Direktur Utama BEI mengundurkan diri dari jabatan mereka secara serempak pada Jumat (30/1/2026) setelah IHSG ambruk sangat dalam sejak Rabu (29/1/2026).

Rontoknya saham-saham di bursa Indonesia terjadi setelah penyedia indeks global terkemuka MSCI (Morgan Stanley Capital International) mengumumkan hasil konsultasi pasar mereka untuk sekuritas Indonesia.

Di dalamnya antara lain MSCI memutuskan untuk membekukan sementara seluruh perubahan indeks untuk pasar Indonesia. Ada dua alasan di balik keputusan itu.

Pertama, MSCI menilai adanya masalah serius terkait transparansi struktur kepemilikan saham yang dinilai belum memenuhi standar keterbukaan internasional.

Kedua, terdapat kekhawatiran mendalam mengenai indikasi "coordinated trading behavior" atau perilaku perdagangan terkoordinasi pada sejumlah saham tertentu, sehingga harga yang terbentuk tidak mencerminkan valuasi yang wajar.

Sebagai konsekuensinya MSCI tak lagi menerima emiten baru di dalam indeks mereka serta membekukan segala bentuk kenaikan bobot saham Indonesia. Alhasil investor institusi global ramai-ramai menjual saham mereka sehingga IHSG terjun bebas yang memaksa BEI melakukan dua kali trading halt atau penghentian perdagangan karena kondisi darurat pada Rabu dan Kamis kemarin.

Pada Jumat pagi, Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI. Ia mengatakan keputusan ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Selanjutnya, pada Jumat sore sekitar pukul 18.30 WIB, Ketua DK OJK Mahendra Siregar bersama dua petinggi bidang pasar modal mengumumkan pengunduran diri.

Mereka antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) IB Aditya Jayaantara.

Mahendra menyatakan pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.

Namun, usai pengumuman pengunduran ketiga pejabat tersebut, pengunduran diri dari jabatan juga diikuti oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara pada Jumat malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

BEI Bakal Dimiliki Pemerintah dan Swasta, Bagaimana Nasib Independensi Bursa?

BEI Bakal Dimiliki Pemerintah dan Swasta, Bagaimana Nasib Independensi Bursa?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Pemegang Saham Setujui Demutualisasi Bursa, Danantara Siap Genggam Pasar Modal Indonesia?

Pemegang Saham Setujui Demutualisasi Bursa, Danantara Siap Genggam Pasar Modal Indonesia?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:16 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:23 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:05 WIB

MSCI Buka Opsi Status Standalone, BEI Hadapi Tantangan Kepercayaan Investor

MSCI Buka Opsi Status Standalone, BEI Hadapi Tantangan Kepercayaan Investor

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:31 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×