Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:09 WIB
Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,08% terhadap dolar AS pada Rabu (4/2/2026) pagi, mencapai Rp16.766 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global seperti antisipasi data ekonomi penting AS dan isu Timur Tengah.
  • Sentimen domestik belum pulih, bersamaan dengan banyak mata uang Asia lainnya yang juga melemah terhadap dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (4/2/2026). Data Bloomberg pada pagi ini menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp16.766 per dolar AS.

Rupiah pun melemah 0,08 persen dibandingkan penutupan Selasa (3/2) lalu yang ada di level Rp16.754. Sedangkan kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp16.776.

Pelemahan ini terjadi dikarenakan sentimen global Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas terhadap dolar AS.

"Investor cenderung sideline mengantisipasi serentetan data ekonomi penting AS beberapa hari kedepan dan data PDB kuartal keempat Indonesia besok," katanya.

Adapun sentimen domestik masih blm sepenuhnya pulih, terlebih sentimen di Asia diperkirakan akan risk off hari ini mengekori Wall Street.

"Sentimen negatif lain mungkin dari Timteng ada eskalasi minor, dimana AS menembak jatuh drone Iran yang diarahkan ke kapal induk AS. Range 16700-16850," tandasnya.

Sementara itu, rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Yen Jepang melemah 0,25 persen, dolar Taiwan melemah 0,13 persen.

Diikuti peso Filipina melemah 0,09 persen, won Korea melemah 0,09 persen, rupiah melemah 0,05 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Ringgit Malaysia menguat 0,31 persen, baht Tailand menguat 0,25 persen. Lalu yuan China menguat 0,06 persen dan dolar Singapura menguat 0,02 persen terhadap dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?

Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:55 WIB

Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD

Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:10 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:51 WIB

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:39 WIB

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB