Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB
ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan skema pengoperasian hingga 32 kapal pada lintasan Ketapang–Gilimanuk saat kondisi arus mudik dan balik Lebaran 2026. [Antara]
  • PT ASDP menyiapkan 32 kapal pada lintasan Ketapang–Gilimanuk saat arus Lebaran 2026 sangat padat.
  • Operasi kapal dibagi tiga skema: Normal (28 kapal), Padat (30 kapal), dan Sangat Padat (32 kapal).
  • Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-4 Lebaran, namun skema Padat diajukan mulai H-7.

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan skema pengoperasian hingga 32 kapal pada lintasan KetapangGilimanuk saat kondisi arus mudik dan balik Lebaran 2026 masuk kategori sangat padat. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi antisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi memuncak pada H-4 Lebaran.

Executive Manager Regional III PT ASDP Indonesia Ferry, Lutfi Pratama Adi Subarkah, menjelaskan pola operasi dibagi dalam tiga kategori, yakni Normal, Padat, dan Sangat Padat.

“Jadi ketika kapal operasi normal itu yang beroperasi 28 kapal dalam satu hari, 8 trip atau 8 putaran. Tapi ketika Padat, kita menjadi 30 armada, dan ketika Sangat Padat menjadi 32,” ujar Lutfi di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026).

Menurut dia, kondisi Normal ditetapkan ketika antrean kendaraan masih berada di dalam area pelabuhan. Namun ketika antrean memanjang hingga keluar pelabuhan, maka skema operasi langsung dinaikkan.

“Kalau di Ketapang itu sampai depan 190 meter dari toll gate ASDP itu kita masih mengasumsikan normal. Tapi kalau sudah sampai stasiun KA, kita anggap Padat dan kapal beroperasi 30 unit,” jelasnya.

Untuk kategori Sangat Padat, ASDP menetapkan indikator antrean kendaraan telah mencapai satu kilometer dari toll gate Pelabuhan Ketapang. Dalam kondisi tersebut, ASDP mengusulkan pengoperasian 32 kapal secara simultan.

“Kalau kondisi Sangat Padat, kalau di Ketapang ini kami sudah sampai 1 kilometer dari toll gate, itu kami sudah menganggap Sangat Padat. Sehingga kapal yang dioperasikan kami mengusulkan untuk sebanyak 32 armada,” katanya.

Sementara di Pelabuhan Gilimanuk, indikator Sangat Padat ditetapkan ketika antrean kendaraan mencapai 1,3 kilometer dari toll gate. Pada kondisi tersebut, skema operasi juga dinaikkan menjadi 32 kapal.

ASDP memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada H-4 atau sekitar 16 Maret 2026. Namun, peningkatan pergerakan kendaraan diperkirakan sudah mulai terasa sejak H-7.

“Meski prediksi puncak arus mudik itu di tanggal 16, tapi biasanya bangkitannya itu di 3 hari sebelumnya. Makanya kita nanti akan mengajukan bahwa di H-7 kita sudah skema Padat,” ujar Lutfi.

Ia menambahkan, faktor libur akhir pekan juga berpotensi mempercepat lonjakan arus mudik. Karena itu, pengoperasian kapal tambahan tidak menunggu hingga hari puncak.

ASDP juga memproyeksikan kenaikan jumlah kendaraan pada Lebaran 2026 sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara jumlah penumpang diprediksi naik sekitar 2 persen.

Selain menambah armada, ASDP menyiapkan langkah pendukung seperti penggunaan buffer zone, sistem delaying system, serta koordinasi intensif dengan KSOP, BPTD, dan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:56 WIB

WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong

WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:07 WIB

Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal

Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:04 WIB

Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?

Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 19:14 WIB

Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda

Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:06 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB