Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Bisa Dipesan, 1,39 Juta Kursi Sudah Terjual

Achmad Fauzi

Senin, 16 Februari 2026 | 15:33 WIB
Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Bisa Dipesan, 1,39 Juta Kursi Sudah Terjual
Ilustrasi penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 37.579 penumpang kereta api (KA) tiba di Jakarta dan beberapa stasiun lain di Daop 1 Jakarta di hari Imlek ini 29 Januari 2025. ANTARA/HO-KAI Daop 1 Jakarta
baca 10 detik
  • PT KAI telah membuka pemesanan tiket mudik Lebaran sejak 15 Februari 2026 melalui kanal resmi.
  • Hingga 16 Februari 2026, total 1.398.369 tiket untuk keberangkatan Maret-April 2026 telah terjual.
  • Pemerintah memberikan insentif tarif 30% untuk perjalanan periode 14 hingga 29 Maret 2026.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah membuka pemesanan tiket kereta api mudik lebaran, sejak 15 Februari 2026 kemarin. Pemesanan tiket keret api mudik ini bisa dipesan melalui aplikasi maupun kanal resmi lainnya.

"Hingga saat ini, baik tiket kereta reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba seperti dikutip, Senin (16/2/2026).

Adapun, hingga 16 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 1.398.369 tiket.

Ketersediaan tempat duduk pada berbagai relasi dan tanggal masih dapat dimanfaatkan pelanggan, dengan angka penjualan yang terus bergerak dinamis.

Beberapa tanggal mencatat transaksi tinggi, antara lain keberangkatan 24 Maret 2026 sebanyak 102.827 tiket, disusul 23 Maret 2026 sebanyak 99.921 tiket, 19 Maret 2026 sebanyak 95.331 tiket, serta 18 Maret 2026 sebanyak 92.248 tiket.

Perlu diingat, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pemesanan yang terus berlangsung.

Penumpang kereta api memasuki peron stasiun Bandung, Jawa Barat (DOK KAI)
Penumpang kereta api memasuki peron stasiun Bandung, Jawa Barat (DOK KAI)

"Bagi pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi pilihan, kami menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik lebih awal maupun setelah hari yang direncanakan. Skema connecting train juga dapat menjadi opsi untuk menjangkau kota tujuan melalui kombinasi perjalanan yang tersedia," jelas Anne.

Berikut berikut 10 kereta api dengan jumlah pelanggan tertinggi berdasarkan ata sementara:

  1. KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi (pp): 57.498 pelanggan
  2. KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari (pp): 47.403 pelanggan
  3. KA Serayu relasi Pasar Senen–Kiaracondong–Purwokerto (pp): 46.751 pelanggan
  4. KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan (pp): 43.426 pelanggan
  5. KA Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar (pp): 41.433 pelanggan
  6. KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen (pp): 39.905 pelanggan
  7. KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (pp): 37.299 pelanggan
  8. KA Pasundan Tambahan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng (pp): 32.460 pelanggan
  9. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan (pp): 29.974 pelanggan
  10. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng–Ketapang (pp): 26.729 pelanggan

Pemerintah juga memberikan insentif tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung keterkelolaan mobilitas nasional.

baca juga

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI melaksanakan penugasan Angkutan Idulfitri 2026 dengan fokus pada kesiapan sarana, kelancaran operasional, dan pelayanan pelanggan.

KAI mengajak masyarakat melakukan pembelian melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan perusahaan, guna memastikan keamanan transaksi dan kemudahan layanan.

"Momentum akhir pekan ini dapat dimanfaatkan untuk berdiskusi bersama keluarga, menentukan tanggal terbaik, serta memilih rute perjalanan yang paling sesuai. Dengan perencanaan lebih awal, perjalanan Lebaran 2026 dapat dijalani dengan tenang, aman, dan nyaman," pungkas Anne.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Beberkan Gunanya Sistem Kerja Fleksibel saat Mudik Lebaran

Menhub Beberkan Gunanya Sistem Kerja Fleksibel saat Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 09:37 WIB

Dilema Diskon Tiket Lebaran: Saat Pemerintah Kalah Cepat dari Tombol "Checkout" Pemudik

Dilema Diskon Tiket Lebaran: Saat Pemerintah Kalah Cepat dari Tombol "Checkout" Pemudik

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:14 WIB

Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal

Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:28 WIB

Terkini

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

×