Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 17 Februari 2026 | 12:45 WIB
Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat
Ilustrasi sejumlah kendaraan pemudik antre di dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung. [ANTARA FOTO/Ardiansyah]
baca 10 detik
  • Banten diprediksi menjadi titik krusial mudik dengan potensi 11,17 juta pergerakan, termasuk 6 juta penumpang di Merak-Bakauheni.
  • Pemerintah menyiapkan 255 kapal dan titik *delaying system* untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak saat mudik.
  • Skema antisipasi meliputi pembagian jenis kendaraan di empat pelabuhan Banten serta pengamanan 157 perlintasan kereta api.

Suara.com - Provinsi Banten diproyeksikan menjadi salah satu titik paling krusial dalam arus mudik Lebaran tahun ini. Data Kementerian Perhubungan menunjukkan Banten masuk lima besar provinsi asal pergerakan masyarakat dengan potensi mobilitas mencapai 11,17 juta orang.

Angka tersebut menjadikan wilayah di ujung barat Pulau Jawa ini sebagai simpul utama pergerakan dari Jawa menuju Sumatera.

Seluruh kendaraan dari Jakarta dan sekitarnya yang menuju Pulau Sumatera melalui jalur darat dan penyeberangan praktis akan melewati wilayah Banten.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyebut besarnya mobilitas itu juga ditopang keberadaan simpul transportasi nasional di wilayah tersebut.

“Bandara Soekarno-Hatta yang termasuk dalam Provinsi Banten merupakan bandara asal dan tujuan favorit dengan jumlah sebanyak 3,18 juta penumpang. Lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni yang merupakan pelabuhan penyeberangan asal dan tujuan diprediksi akan menjadi terpadat dengan total sampai 6 juta penumpang,” jelas Dudy dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Lonjakan pergerakan itu membuat jalur penyeberangan Merak–Bakauheni diperkirakan kembali menjadi titik terpadat nasional saat mudik.

Pemerintah menyiapkan total 255 kapal di 15 lintas penyeberangan dengan kapasitas angkut mencapai 6,15 juta penumpang serta 770.000 kendaraan.

Untuk mengurai potensi penumpukan menuju Pelabuhan Merak, pemerintah juga menyiapkan sejumlah titik delaying system.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Lokasinya berada di Rest Area KM13 A, KM43 A, KM68 A, Cikuasa Atas, serta JLS Ciwandan sebagai kantong penahan kendaraan sebelum masuk pelabuhan.

baca juga

Selain itu, pemerintah menyiapkan lima jalur penyeberangan alternatif sebagai skema cadangan. Jalur tersebut meliputi Merak–Bakauheni, Ciwandan–PT Wijaya Karya Beton, Ciwandan–Bakauheni, BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu, serta PT Krakatau Bandar Samudera–Pelabuhan Panjang.

Dudy menjelaskan, skema pemecahan arus kendaraan akan dilakukan berdasarkan jenis kendaraan agar distribusi lebih merata di beberapa pelabuhan.

“Untuk Ciwandan Pelindo itu akan melayani kendaraan roda 2 dan angkutan kendaraan kecil truk. Kemudian juga KBS, Krakatau Bandar Samudera, itu sebagai salah satu alternatif untuk Pelabuhan Panjang," jelas Dudy.

"Merak itu hanya akan melayani kendaraan pribadi dan bus, kemudian Bojonegara akan melayani kendaraan truk ukuran besar. Itu adalah salah satu antisipasi kami yaitu memecah dengan mengoptimalisasi empat pelabuhan yang ada di wilayah Banten sini,” lanjutnya.

Selain arus penyeberangan, pemerintah juga menyoroti potensi hambatan di jalur darat. Pasar tumpah seperti Pasar Kranggot, Pasar Kalodran, dan Pasar Sentiong diperkirakan dapat memicu kepadatan lalu lintas saat arus mudik.

Destinasi wisata juga diprediksi meningkatkan volume kendaraan di Banten, khususnya kawasan Pantai Anyer, Pantai Carita, hingga Tanjung Lesung. Ketiga lokasi ini kerap menjadi tujuan wisata masyarakat saat libur panjang Lebaran.

Dari sisi keselamatan perjalanan, Banten tercatat memiliki 157 perlintasan sebidang kereta api.

Pemerintah telah menambah 43 penjaga perlintasan guna memperkuat pengawasan, terutama di jalur arteri menuju Pelabuhan Merak yang diprediksi menjadi titik rawan kepadatan.

“Di provinsi Banten terdapat perlintasan sebidang sebanyak 157. Telah dilakukan penambahan 43 penjaga jalan perlintasan untuk peningkatan pengawasan perlintasan di Banten. Adapun wilayah perlintasan padat yaitu jalan arteri dari dan ke kawasan Pelabuhan Merak yang melewati pelintasan sebidang, diharapkan menjadi prioritas pengamanan selama masa mudik,” pungkas Dudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMK Tangerang Tertinggi, Ini Daftar Upah Kota dan Kabupaten di Banten 2026

UMK Tangerang Tertinggi, Ini Daftar Upah Kota dan Kabupaten di Banten 2026

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 17:52 WIB

Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan

Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan

Foto | Senin, 22 Desember 2025 | 19:58 WIB

Fakta Baru OTT KPK: Siapa Saja 9 Sosok yang Diserahkan ke Kejaksaan Agung?

Fakta Baru OTT KPK: Siapa Saja 9 Sosok yang Diserahkan ke Kejaksaan Agung?

Video | Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:35 WIB

Kabupaten Serang Banten Direndam Banjir

Kabupaten Serang Banten Direndam Banjir

Foto | Kamis, 18 Desember 2025 | 17:16 WIB

Darurat Sampah, Terpal Jadi Andalan Pemkot Tangsel

Darurat Sampah, Terpal Jadi Andalan Pemkot Tangsel

Foto | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:57 WIB

Penertiban Tambang Ilegal di Gunung Halimun Salak

Penertiban Tambang Ilegal di Gunung Halimun Salak

Foto | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:37 WIB

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:31 WIB

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×