Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 08:11 WIB
Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM
Ilustrasi kilang minyak milik Saudi Aramco. [Shutterstock]
  • Konfrontasi AS-Israel melawan Iran mengancam pasar komoditas global, memicu prediksi lonjakan harga minyak mentah dunia.
  • Gangguan di Selat Hormuz, jalur vital seperlima konsumsi minyak global, berpotensi mendorong harga melewati ambang psikologis $100.
  • OPEC+ sepakat meningkatkan kuota produksi mulai April untuk meredam kepanikan pasar, meskipun dampaknya diragukan jika terjadi pemblokiran fisik.

Suara.com - Konfrontasi bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran telah mengirimkan gelombang kejut ke pasar komoditas global.

Para analis ekonomi kini memberikan peringatan serius mengenai potensi lonjakan harga minyak mentah yang sulit terbendung seiring dengan meningkatnya intensitas serangan di kawasan Timur Tengah.

Meskipun kontribusi Iran hanya berkisar 3-4% dari total produksi minyak dunia, posisi geografisnya yang menguasai Selat Hormuz menjadi faktor krusial.

Selat ini merupakan titik nadi distribusi minyak paling vital di planet ini, sehingga gangguan sekecil apa pun di wilayah tersebut akan langsung mendongkrak proyeksi harga pasar.

Selat Hormuz: Jalur Hidup yang Terancam Lumpuh

Selat Hormuz merupakan pintu gerbang utama yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar internasional. Seperlima dari konsumsi minyak global melewati jalur sempit di antara Iran dan Oman ini.

Jika jalur ini mengalami hambatan berkepanjangan, harga minyak mentah diprediksi akan melewati ambang psikologis US$100 (sekitar Rp1,68 juta) per barel.

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa arus lalu lintas di Selat Hormuz praktis terhenti. Banyak perusahaan pelayaran dan pedagang energi memilih untuk menunda pengiriman demi alasan keamanan.

"Baik selat ditutup secara paksa maupun menjadi tidak dapat diakses karena penghindaran risiko, dampaknya terhadap arus pasokan pada dasarnya sama," tulis Jorge Leon, Wakil Presiden Senior Rystad Energy, seperti yang dikutip via DW.

Tanpa adanya sinyal deeskalasi yang cepat, pasar dunia harus bersiap menghadapi penyesuaian harga yang sangat signifikan.

Sebagai produsen minyak terbesar keempat di dalam organisasi OPEC, Iran memiliki peran yang tidak bisa dipandang sebelah mata:

  • Produksi Harian: Iran menghasilkan sekitar 3,3 juta barel minyak per hari (bph).
  • Cadangan Global: Memiliki sekitar 12% dari total cadangan minyak dunia dan seperempat cadangan di Timur Tengah.
  • Pendapatan Negara: Pada 2023, ekspor minyak Iran menyumbang pendapatan bersih sebesar US$53 miliar (sekitar Rp890,4 triliun).
  • Mitra Utama: Tiongkok menjadi pembeli utama, menyerap sekitar 90% dari total ekspor minyak mentah Iran.

Meskipun ekonomi Iran mulai terdiversifikasi, sektor energi tetap menjadi tulang punggung finansial pemerintah dalam membiayai operasional negara maupun militer.

Reaksi Pasar dan Langkah Strategis OPEC+

Menjelang pecahnya perang pada akhir Februari 2026, harga minyak sebenarnya sudah merangkak naik akibat kekhawatiran spekulatif. Minyak mentah jenis Brent tercatat berada di level US$73 (sekitar Rp1,22 juta) per barel pada 27 Februari.

Guna meredam kepanikan pasar, kelompok negara produsen minyak OPEC+ dalam pertemuannya pada Minggu (01/03) telah sepakat untuk meningkatkan kuota produksi mulai April mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:50 WIB

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:37 WIB

Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya

Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:01 WIB

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:25 WIB

Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal

Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 06:41 WIB

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB