Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp16.872

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 16:13 WIB
Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp16.872
Ilustrasi DolarAS. (Freepik)
  • Rupiah ditutup melemah pada Selasa (3/3/2026) menjadi Rp16.872 per dolar AS, turun 0,02 persen dari hari sebelumnya.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen politik Iran-AS-Israel yang menyebabkan indeks dolar Amerika Serikat mengalami kenaikan.
  • Bank Indonesia didesak melakukan intervensi agar pelemahan rupiah tidak berlanjut lebih dalam dan mengurangi volatilitas.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik melemah pada penutupan hari ini. Padahal, rupiah sempat mengalami penguatan saat pembukaan pagi tadi.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (3/3/2026) ditutup Rp16.872 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah pun melemah 0,02 persen dibanding penutupan pada Senin (27/2/2026) yang berada di level Rp16.868 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.848 per dolar AS. 

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah dikarenakan tensi politik yang terjadi antara Iran vs Amerika dan Israel. Sentimen ini membuat dolar AS mengalami rebound.

"Sentimen pasar pada umumnya masih risk off, index dolar AS masih terus naik," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, BI diminta terus melakukan intervensi rupiah agar pelemahan tidak terlalu dalam. Sebab, pelemahan mata uang Garuda ini masih berlangsung lama. 

Tukar Uang Baru Hasil War PINTAR BI Bisa Diwakilkan?
Ilustrasi uang ruoiah. (Gemini AI)

" Intervensi BI perlu dilakukan karena bakal efektif menjauhkan rupiah dari volatilitas dolar AS," jelasnya.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak fluktuatif. Salah satunya pada, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,63 persen. Disusul, peso Filipina yang ditutup ambles 0,41 persen.

Selanjutnya, ada ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,37 persen dan dolar Taiwan yang ditutup turun 0,34 persen.

Lalu ada dolar Singapura yang tertekan 0,16 persen. Berikutnya, won Korea Selatan yang tergelincir 0,15 persen serta yen Jepang yang melemah tipis 0,02 persen.

Sedangkan, dolar Hongkong menjadi uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menguat 0,16 persen. Diikuti, yuan China yang terlihat naik tipis 0,11 persen terhadap the greenback pada hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 09:31 WIB

Rupiah Keok Usai Libur Panjang di Level Rp 16.884/USD

Rupiah Keok Usai Libur Panjang di Level Rp 16.884/USD

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:08 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp16.872 Usai Libur Panjang

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp16.872 Usai Libur Panjang

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Loyo ke Rp16.823 per Dolar AS, Cek Kurs di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Rupiah Loyo ke Rp16.823 per Dolar AS, Cek Kurs di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:53 WIB

Lawan Inflasi Global, Begini Cara Amankan Aset Keluarga

Lawan Inflasi Global, Begini Cara Amankan Aset Keluarga

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:10 WIB

Terkini

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB