Rupiah Keok Usai Libur Panjang di Level Rp 16.884/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:08 WIB
Rupiah Keok Usai Libur Panjang di Level Rp 16.884/USD
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,28 persen pada Rabu, 18 Februari, ditutup Rp 16.884 per dolar AS menurut data Bloomberg.
  • Pelemahan rupiah disebabkan investor menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia mengenai kebijakan moneter mendatang.
  • Mata uang Asia lainnya menunjukkan pergerakan beragam, dengan beberapa menguat signifikan sementara yang lain mengalami pelemahan tipis.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih mengalami  pelemahan pada penutupan, Rabu, 18 Februari. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup Rp 16.884 per dolar AS.

Alhasil, rupiah melemah 0,28 persen dibanding penutupan pada Jumat (13/2/2026) pekan kemarin yang berada di level Rp 16.837 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.884 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan investor yang menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Investor pada umumnya masih berhati-hati mengantisipasi RDG BI besok, secara pemerintah dan bank sentral memiliki target pertumbuhan eknomi yang memerlukan pelonggaran moneter dan fiskal," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Lukman melanjutkan, selama belum ada perubahan pada fundamental mulai dari target pertumbuhan hingga defisit anggaran, rupiah akan tetap alami tekanan.

"Jika ada rencana pemangkasan suku bunga, maka rupiah akan tetap tertekan," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia bergerak fluktuatif.  Salah satunya, uang Taiwan Dolar juga melemah sebesar 0,12 persen menjadi 31,426 per dolar AS. Dolar Singapura juga melemah 0,087% di level 1,2642 per dolar AS.

Untuk mata uang dolar Hong Kong cenderung stagnan dan hanya melemah 0,004 persen di level 7,8157.

baca juga

Sedangkan, peso Filipina menguat cukup besar terhadap dolar AS a Filipina sebesar 0,169 persen di level 57,862. Lalu, Baht Thailand menguat 0,074 persen di 31,273.

Disusul, rupee India menguat 0,032 perssn di level 90,650. Won Korea menguat sebesar 0,21 persen di area 1.444,52.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp16.872 Usai Libur Panjang

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp16.872 Usai Libur Panjang

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Loyo ke Rp16.823 per Dolar AS, Cek Kurs di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Rupiah Loyo ke Rp16.823 per Dolar AS, Cek Kurs di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:53 WIB

Lawan Inflasi Global, Begini Cara Amankan Aset Keluarga

Lawan Inflasi Global, Begini Cara Amankan Aset Keluarga

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:10 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×