- Pemerintah Indonesia tingkatkan impor minyak mentah dari AS karena eskalasi konflik Timur Tengah (Februari 2026).
- Menteri ESDM Bahlil tegaskan 25% impor minyak dan 30% LPG Indonesia dari Timur Tengah terancam.
- Pemerintah menjamin stok BBM nasional aman dan tidak ada rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.
Lonjakan harga minyak mentah dunia secara otomatis akan memberikan beban tambahan pada anggaran subsidi energi pemerintah.
Namun, Bahlil Lahadalia memberikan sinyal positif bagi para pemudik. Meskipun pemerintah terus memantau dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap belanja subsidi, hingga saat ini tidak ada rencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.
Pemerintah menjamin bahwa stok BBM dalam kondisi sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026.
Hal ini sangat krusial mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, di mana mobilitas warga saat Idul Fitri mencapai puncaknya.
Pertamina memproyeksikan akan terjadi lonjakan permintaan bensin sebesar 12% selama masa libur Idul Fitri mendatang. Juru bicara Pertamina, Muh. Baron, menyatakan bahwa perusahaan telah melakukan pengamanan stok (stockpile) untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut.