Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 05 Maret 2026 | 11:24 WIB
Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS
Penutupan akses di Selat Hormuz. [Google Maps]
  • Harga minyak Brent dan WTI naik signifikan pada Kamis, Maret 2026, akibat kekhawatiran penutupan Selat Hormuz.
  • Eskalasi konflik AS-Iran menyebabkan Irak dan Qatar memangkas produksi energi serta menyatakan keadaan kahar ekspor gas.
  • Blokade Selat Hormuz telah menjebak 329 tanker, menjadikan kendala logistik sebagai masalah utama pasokan energi global.

Suara.com - Harga minyak kembali naik pada perdagangan Kamis, Maret 2026 menyusul kekhawatiran pasar terhadap penutupan jangka panjang Selat Hormuz.

Perang antara AS dan Iran kini menghambat distribusi energi dari Timur Tengah, diperparah dengan langkah fasilitas produksi yang mulai memangkas tingkat operasional mereka.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah Brent naik 1,67 dolar AS, atau 2,05 persen, menjadi 83,07 dolar AS per barel pada pukul 01.41 GMT (08.41 WIB ). Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 1,94 dolar AS, atau 2,60 persen, menjadi 76,60 dolar AS.

Eskalasi perang AS-Iran meluas setelah serangan udara AS menyasar kapal perang Iran di perairan Sri Lanka.

Secara politik, posisi Presiden Donald Trump semakin kuat setelah Senat dari Partai Republik menolak resolusi bipartisan yang sedianya bertujuan untuk membatasi kewenangan perang Presiden dan mewajibkan persetujuan Kongres.

Bersamaan dengan itu, Irak sebagai produsen minyak terbesar kedua di OPEC, memangkas produksinya hampir 1,5 juta barel per hari. Hal itu disebabkan kurangnya fasilitas penyimpanan dan jalur ekspor.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Sementara Qatar telah mengumumkan keadaan kahar (force majeure) atas ekspor gas. Sejumlah sumber mengatakan Qatar akan membutuhkan waktu yang lama yang untuk dapat berproduksi secara normal.

Blokade di Selat Hormuz memasuki hari kelima, melumpuhkan distribusi 20 persen pasokan energi dunia akibat eskalasi perang AS-Iran.

Situasi semakin genting setelah otoritas maritim Inggris melaporkan insiden ledakan di dekat tanker yang berlabuh di perairan Kuwait, yang diduga melibatkan serangan kapal kecil.

Analisis J.P. Morgan menyebut bahwa meski Iran belum menyerang infrastruktur utama, blokade mereka diperkirakan telah menyebabkan 329 kapal tanker terjebak di kawasan Teluk Persia.

Analisis tersebut menekankan bahwa kendala utama saat ini adalah masalah logistik, bukan kerusakan pada sumber daya minyak.

Sebagian besar ladang minyak diperkirakan bisa pulih dalam 2-3 minggu, namun durasi intervensi militer AS akan sangat bergantung pada kapasitas cadangan negara-negara aliansi Arab (GCC) dan stabilitas harga energi global.

"Meskipun operator harus secara bertahap membangun kembali tekanan reservoir, khususnya di Irak, di mana injeksi air sangat penting, kendala utama saat ini adalah logistik daripada geologi." kata JP Morgan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:36 WIB

PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah

PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 23:11 WIB

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:07 WIB

Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:09 WIB

Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:40 WIB

Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik

Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:44 WIB

Terkini

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:28 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:14 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:46 WIB