Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Rupiah Sakit Parah Dibuka ke Level Rp17.017

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 09 Maret 2026 | 09:30 WIB
Rupiah Sakit Parah Dibuka ke Level Rp17.017
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pada Senin, 9 Maret 2026, nilai tukar Rupiah dibuka Rp17.017 per dolar AS, melemah 0,40% dari penutupan sebelumnya.
  • Pelemahan Rupiah dipicu oleh sentimen geopolitik yang memburuk dan kenaikan harga minyak mentah di atas 100 dolar AS.
  • Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS, kecuali dolar Hong Kong yang justru mengalami penguatan tipis.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terus melanjutkan pelemahan pada pembukaan hari ini. Hal ini membuat mata uang Garuda terus terpuruk.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Senin (9/3/2026) dibuka Rp17.017 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun melemah 0,40 persen dibanding penutupan pada Jumat (6/3/2026) yang berada di level Rp16.992 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.919 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah disebabkan kenaikan sentimen geo politik yang masih memanas.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, pelemahan ini dipicu kenaikan harga minyak mentah yang melewati 100 dolar AS per barrel. Hal ini terus menekan rupiah.

"Dikuatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi. Range 16.900-17.050," jelasnya.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak fluktuatif. Salah satunya, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 1,11 persen. Disusul, baht Thailand yang ambles 0,9 persen.

Selanjutnya, ada won Korea Selatan yang terjun 0,89 persen dan dolar Taiwan yang tertekan 0,59 persen. Lalu, yen Jepang terkoreksi 0,57 persen.

Berikutnya, dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang terdepresiasi masing-masing 0,51 persen dan 0,5 persen Diikuti, yuan China yang melemah 0,3 persen.

Sedangkan, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,09 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839

Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:41 WIB

Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD

Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:43 WIB

Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835

Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:42 WIB

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 15:43 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843

Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 09:48 WIB

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 07:55 WIB

Terkini

IHSG Jadi Bursa Terburuk di Tengah Isu "Sell Indonesia",  Analis: Pulihkan Kepercayaan!

IHSG Jadi Bursa Terburuk di Tengah Isu "Sell Indonesia", Analis: Pulihkan Kepercayaan!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:06 WIB

Pemerintah Stop Pendaftaran Dapur MBG, Pencairan Anggaran Tembus Rp88,2 Triliun

Pemerintah Stop Pendaftaran Dapur MBG, Pencairan Anggaran Tembus Rp88,2 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 06:53 WIB

Tok! Ekspor Batu Bara hingga Sawit Kini Wajib Lewat Danantara

Tok! Ekspor Batu Bara hingga Sawit Kini Wajib Lewat Danantara

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 06:28 WIB

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB