Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Bitcoin Akhirnya Kembali ke Level US$ 70.000, Siap Menguat saat Perang?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:27 WIB
Harga Bitcoin Akhirnya Kembali ke Level US$ 70.000, Siap Menguat saat Perang?
Ilustrasi trading crypto / bitcoin. (Dok. Freepik)
  • Pada Jumat (13/3/2026), Bitcoin stabil di USD 71.224 meskipun aset berisiko lain turun akibat konflik Timur Tengah.
  • Kapitalisasi pasar kripto global naik 0,22% menjadi US$ 2,4 triliun, didukung kenaikan beberapa aset utama seperti Dogecoin.
  • Ketidakpastian ekonomi dipicu lonjakan minyak dan masalah *private credit* Morgan Stanley, membuat Bitcoin dilihat sebagai aset unik.

Suara.com - Di tengah meluasnya ketidakpastian ekonomi akibat konflik di Timur Tengah, sektor kripto justru menunjukkan performa yang cukup tangguh.

Pada perdagangan Jumat (13/3/2026) berkisar pukul 10.00 WIB, Bitcoin (BTC) terpantau tetap menguat dan bergerak stabil di kisaran USD 71.224, kontras dengan aset berisiko lainnya yang mengalami aksi jual besar-besaran.

Data dari CoinMarketCap pada pukul 06.35 WIB mencatat adanya kenaikan kapitalisasi pasar kripto global sebesar 0,22%, mencapai angka US$ 2,4 triliun.

Bitcoin sendiri mencatatkan pertumbuhan harian sebesar 0,5%, berada di level US$ 70.516 per koin (estimasi Rp 1,19 miliar dengan kurs Rp 16.914).

Berikut adalah pergerakan aset kripto utama lainnya menurut Indeks CoinDesk 20:

  • Ethereum (ETH): Naik 0,84% ke level US$ 2.082.
  • Binance (BNB): Menguat tipis 0,24% di US$ 653.
  • Solana (SOL): Tumbuh 0,7% menuju US$ 86.
  • Dogecoin (DOGE): Melonjak tajam 1,81% ke harga US$ 0,09.
  • XRP: Berlawanan dengan tren, melemah 0,17% ke posisi US$ 1,38.

Ketahanan Bitcoin terjadi di saat bursa saham Amerika Serikat mengalami koreksi tajam. Indeks NASDAQ tercatat turun 1,6% dan S&P 500 merosot 1,2%.

Tekanan ini berakar dari lonjakan harga minyak mentah yang meroket lebih dari 10% hingga mendekati US$ 100 per barel.

Krisis ini dipicu oleh terancamnya stabilitas Selat Hormuz. Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengisyaratkan penutupan jalur vital tersebut, sementara Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa agenda melumpuhkan Iran lebih diprioritaskan ketimbang menjaga stabilitas harga energi.

Kondisi ini, menurut pendiri Lekker Capital Quinn Thompson, menciptakan volatilitas tinggi yang sulit dikendalikan tanpa risiko militer besar.

Selain faktor geopolitik, pasar finansial juga diguncang oleh masalah di sektor private credit. Morgan Stanley baru saja membatasi penarikan dana pada produk North Haven Private Income Fund senilai US$ 8 miliar, yang memicu kejatuhan sahamnya sebesar 4%.

Langkah ini menyeret turun saham bank-bank raksasa lain seperti JPMorgan, Citigroup, dan Wells Fargo.

Di tengah badai ini, Bitcoin mulai dipandang sebagai aset yang memiliki nilai fundamental unik. Dom Harz, Co-founder jaringan blockchain BOB, menilai bahwa investor institusi kini tidak hanya berspekulasi pada harga, tetapi juga mulai melirik infrastruktur keuangan berbasis Bitcoin.

Desclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Pergerakan harga aset digital sangat fluktuatif dan sulit diprediksi, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global seperti saat ini. Segala risiko ada di tangan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Nuklir di Ambang Pintu, Siap-siap Negara Ini Hilang dari Peta Dunia

Perang Nuklir di Ambang Pintu, Siap-siap Negara Ini Hilang dari Peta Dunia

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:05 WIB

Israel Siap Luncurkan Nuklir ke Iran, Tunggu Perintah Benjamin Netanyahu

Israel Siap Luncurkan Nuklir ke Iran, Tunggu Perintah Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:50 WIB

Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200

Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:27 WIB

Kapal Tanker Meledak Kena Serangan Iran, Harga Minyak Kembali 'Mendidih'

Kapal Tanker Meledak Kena Serangan Iran, Harga Minyak Kembali 'Mendidih'

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:10 WIB

Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri

Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 07:00 WIB

Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun

Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 22:30 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB