Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:18 WIB
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok
Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Djaka Budi Utama meninjau kesiapan layanan kepabeanan di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (13/3/2026). [Bea Cukai]
baca 10 detik
  • Dirjen Bea Cukai meninjau KPU Tanjung Priok pada 13 Maret 2026 guna memastikan kelancaran logistik Idul Fitri.
  • Bea Cukai mengoptimalkan AI untuk penetapan tarif guna meminimalisir kesalahan dan mempercepat pelayanan kepabeanan.
  • Penekanan diberikan pada integritas pegawai serta dorongan digitalisasi layanan untuk mengurangi potensi praktik gratifikasi.

Suara.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Djaka Budi Utama meninjau kesiapan layanan kepabeanan di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan arus logistik tetap berjalan lancar menjelang meningkatnya aktivitas perdagangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dalam kunjungan tersebut, Djaka didampingi sejumlah direktur teknis dan meninjau beberapa titik pelayanan utama seperti Main Office, TPFT Graha, hingga Longroom.

Pelabuhan Tanjung Priok menjadi salah satu simpul penting perdagangan nasional karena menjadi pintu masuk dan keluar barang terbesar di Indonesia.

Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Dwi Teguh Wibowo, dalam laporannya menyampaikan arus barang menjelang Lebaran diperkirakan akan mengalami lonjakan atau high load.

Kondisi tersebut umumnya terjadi karena meningkatnya aktivitas impor barang konsumsi serta pergerakan logistik yang mendukung kebutuhan masyarakat selama periode hari raya.

Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas tersebut, Bea Cukai mulai mengoptimalkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses penetapan surat penetapan tarif dan nilai pabean (SPTNP).

Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (13/3/2026). [Bea Cukai]
Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (13/3/2026). [Bea Cukai]

"Meskipun masih dalam tahap penyempurnaan, penggunaan AI diharapkan mampu meminimalisir kesalahan umum seperti salah tarif, nilai, jumlah, maupun jenis barang," kata Teguh kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).

Penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan sekaligus meningkatkan akurasi pengawasan terhadap barang impor yang masuk melalui pelabuhan.

baca juga

Selain itu, Direktorat IKC dan Direktorat KI juga tengah menginventarisasi berbagai aplikasi mandiri yang dikembangkan oleh unit vertikal untuk diintegrasikan menjadi aplikasi nasional.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus menciptakan standar pelayanan kepabeanan yang lebih seragam di seluruh wilayah kerja Bea Cukai.

Dalam arahannya kepada pejabat struktural dan Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen (PFPD), Djaka juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pelayanan kepabeanan.

"Selama Saudara bekerja secara profesional dan tidak mengambil keuntungan pribadi dari pekerjaan tersebut, instansi akan memberikan pendampingan penuh jika terjadi pemeriksaan oleh aparat pengawas," jelas Djaka.

Ia juga meminta pegawai untuk terus mendorong digitalisasi layanan guna meminimalisir interaksi langsung yang berpotensi menimbulkan praktik gratifikasi.

Bea Cukai memastikan pelayanan kepabeanan di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan selama masa libur Lebaran melalui sistem pergantian petugas agar aktivitas logistik tidak terhambat.

"Bahkan, Dirjen membuka peluang untuk mengerahkan bantuan personel dari Kantor Pusat jika terjadi penumpukan barang yang luar biasa di lapangan," jelasnya.

Bea Cukai menyebut pemantauan terhadap arus logistik akan terus dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi barang serta mendukung stabilitas aktivitas perdagangan menjelang Idul Fitri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai

Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 22 Februari 2026 | 11:37 WIB

Modus Underinvoicing, Toko Emas Bening Luxury Disegel Bea Cukai

Modus Underinvoicing, Toko Emas Bening Luxury Disegel Bea Cukai

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:52 WIB

Klarifikasi Menkeu Purbaya usai Bea Cukai Sita Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora

Klarifikasi Menkeu Purbaya usai Bea Cukai Sita Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:09 WIB

Fakta-fakta Toko Tiffany & Co Disegel Purbaya: Barang Selundupan Spanyol, Ada Kongkalikong Bea Cukai

Fakta-fakta Toko Tiffany & Co Disegel Purbaya: Barang Selundupan Spanyol, Ada Kongkalikong Bea Cukai

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:20 WIB

Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal

Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 21:25 WIB

Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal

Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:22 WIB

Terkini

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

×