- Data PIHPS per 27 Maret 2026 menunjukkan pergerakan harga pangan nasional bervariasi pasca Idul Fitri, dengan beberapa komoditas turun dan lain tetap naik.
- Harga kelompok cabai dan bawang cenderung menurun signifikan dibandingkan 19 Maret, namun cabai rawit hijau justru mengalami kenaikan harga.
- Protein hewani menunjukkan tren campuran; telur dan ayam ras turun, sementara daging sapi kualitas I dan II mengalami kenaikan harga.
Beras kualitas bawah I naik 3,79 persen atau Rp550, sedangkan kualitas bawah II naik 2,77 persen atau Rp400. Di sisi lain, beras kualitas medium I hanya naik tipis 0,31 persen atau Rp50, sementara medium II justru melonjak 1,89 persen atau Rp300.

Untuk beras premium, kualitas super I justru mengalami penurunan 0,29 persen atau Rp50, sementara super II naik tipis 0,3 persen atau Rp50.
Pada kelompok cabai, cabai merah besar turun cukup dalam sebesar 9,07 persen atau Rp5.150, sementara cabai merah keriting anjlok 15,53 persen atau Rp8.750. Sebaliknya, cabai rawit hijau naik 8 persen atau Rp4.700 dan cabai rawit merah melonjak 12,25 persen atau Rp11.150 dibanding hari sebelumnya.
Dari komoditas protein, daging ayam ras segar turun 1,18 persen atau Rp550, sementara daging sapi kualitas I naik tipis 0,83 persen atau Rp1.250 dan kualitas II naik 1,23 persen atau Rp1.750.
Harga gula pasir lokal tercatat naik 1,33 persen atau Rp250, sementara minyak goreng curah naik 1,27 persen atau Rp250. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,66 persen atau Rp150 dan bermerek II naik 1,37 persen atau Rp300.