- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan laporkan kebijakan strategis BBM dan WFH ke Presiden Prabowo.
- Pelaporan ini menyusul rapat koordinasi di Jakarta pada hari Jumat, 27 Maret 2026.
- Kebijakan WFH satu hari akan diumumkan resmi oleh pemerintah sebelum bulan April.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan akan segera melaporkan sejumlah kebijakan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto, termasuk terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebijakan work from home (WFH).
Hal tersebut disampaikan Airlangga usai mengikuti rapat koordinasi tingkat menteri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Ini kita akan laporkan dulu ke Bapak Presiden. Dan sudah ditunggu, nanti mungkin sesudah di sana baru kita menunggu,” ujar Airlangga.
Airlangga mengindikasikan sejumlah isu strategis akan dibahas langsung dengan Presiden, termasuk langkah efisiensi anggaran dan potensi penyesuaian harga energi.
“(Yang dilaporkan) tentu efisiensi, kenaikan (bbm), nanti diumumkan," jelasnya.
Mengenai kebijakan WFH selama satu hari dalam sepekan untuk menghemat penggunaan BBM, Airlangga menyebut pengumuman resmi akan disampaikan dalam waktu dekat.
"Sebelum april. Minggu ini,” kata Airlangga.
Kebijakan tersebut disiapkan pemerintah sebagai respons atas dinamika global yang memanas, terutama akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Dalam kondisi tersebut, pemerintah mengantisipasi tekanan terhadap APBN dengan menyiapkan langkah efisiensi anggaran sekaligus opsi penyesuaian harga BBM.
Selain itu, kebijakan WFH juga menjadi bagian dari strategi efisiensi yang tengah dikaji, seiring upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Keputusan final terkait kebijakan tersebut akan diumumkan setelah Airlangga melaporkan hasil koordinasi kepada Presiden Prabowo dalam waktu dekat.