Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:26 WIB
Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah
Industri kimia dan petrokimia sangat terdampak karena bergantung pada bahan baku impor dari kawasan Timur Tengah. [Istimewa]
  • Konflik Iran-AS-Israel menyebabkan krisis energi global yang menekan kinerja industri dalam negeri tertentu.
  • Industri kimia dan petrokimia sangat terdampak karena bergantung pada bahan baku impor dari kawasan Timur Tengah.
  • Kemenperin mengimbau industri efisiensi energi dan mengantisipasi kenaikan biaya logistik global untuk menjaga kinerja.

Suara.com - Konflik di Timur Tengah imbas perang Iran Vs Amerika Serikat (AS)-Israel mulai memberi tekanan terhadap kinerja industri dalam negeri. Sebab, memanasnya situasi geopolitik itu mengakibatkan krisis energi pada berbagai negara.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan dampak konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel saat ini memang belum merata, namun sudah terasa pada subsektor tertentu.

“Dampaknya terhadap industri masih terbatas pada subsektor tertentu,” ujar Febri di Kantor Kemenperin, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, sektor yang paling terdampak adalah industri yang bergantung pada bahan baku impor dari kawasan Timur Tengah, terutama industri kimia dan petrokimia.

Menurut dia, gangguan pada rantai pasok energi global berpotensi menghambat distribusi bahan baku yang menjadi input penting bagi berbagai industri turunan, mulai dari plastik, kemasan, hingga otomotif dan makanan-minuman.

“Untuk bahan baku pada industri hulu yang menggantungkan bahan bakunya dari Timur Tengah itu memang sedikit tersendat,” katanya.

Selain gangguan pasokan, tekanan juga datang dari kenaikan biaya energi dan logistik global. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan biaya produksi industri dalam negeri jika tidak diantisipasi dengan cepat.

“Kami harus jujur menyampaikan bahwa setiap terjadi kenaikan biaya energi itu akan menekan kinerja industri,” ujarnya.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Perindustrian mengimbau pelaku industri untuk melakukan efisiensi, terutama dalam penggunaan energi.

“Untuk melakukan efisiensi penggunaan energi dalam proses produksi ataupun aktivitas pendukung industri,” katanya.

Selain itu, pelaku industri juga diminta mengantisipasi kenaikan biaya logistik, baik untuk kegiatan ekspor maupun impor bahan baku.

“Salah satu yang memang perlu dicermati oleh industri ke depan adalah kenaikan biaya logistik,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga akan berupaya menjaga permintaan terhadap produk industri, baik dari pasar domestik maupun ekspor, agar kinerja sektor manufaktur tetap terjaga di tengah tekanan global.

Untuk pasar domestik, pemerintah berencana memperkuat perlindungan terhadap produk dalam negeri dari serbuan impor. Sementara untuk pasar ekspor, industri didorong meningkatkan daya saing agar dapat memanfaatkan peluang di pasar global.

“Kami akan coba mendorong agar demand domestik produk industri itu bisa dilindungi dari banjir produk impor,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:21 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure

Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:59 WIB

Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari

Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:51 WIB

Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus

Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:53 WIB

Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik

Impor Masih Dominan, Emiten Petrokimia TPIA Bidik Penguatan Pasar Domestik

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:01 WIB

Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah

Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:46 WIB

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:22 WIB

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:48 WIB

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:42 WIB

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:41 WIB

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:55 WIB

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB