Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China

Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 03 April 2026 | 15:43 WIB
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China
Ilustrasi turis asing. Foto: Wisatawan menikmati suasana Pantai Pererenan, Badung, Bali, Senin (1/3/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
  • BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia periode Januari-Februari 2026 mencapai 2,35 juta, angka tertinggi sejak tahun 2021.
  • Total kunjungan wisman pada Februari 2026 sebanyak 1,16 juta, turun 2,4 persen dibandingkan bulan Januari 2026 sebelumnya.
  • Turis asal China mendominasi kunjungan di pintu masuk utama dengan kenaikan 35,91 persen akibat libur Tahun Baru Imlek.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan kalau sektor pariwisata Indonesia periode Januari-Februari 2026 mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, khususnya untuk wisatawan asing.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengungkapkan kalau sepanjang Januari-Februari 2026, total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 2,35 juta alias meningkat 7,7 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Capaian kunjungan wisman pada Januari sampai dengan Februari 2026 merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2021 yang lalu," kata Ateng dalam konferensi pers, dikutip Jumat (3/4/2026).

Namun secara bulanan, kunjungan wisman selama Februari 2026 mengalami penurunan ketimbang periode Januari 2026.

Ateng menyebut, kunjungan wisman ke RI selama Februari 2026 mencapai 1.000.2036 dari pintu masuk utama dan 157.654 dari pintu masuk perbatasan.

Dengan demikian total jumlah kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia yaitu 1,16 juta. Angka ini turun 2,4 persen dari Januari 2026, tapi meningkat 13,37 persen dari Februari 2025.

Didominasi turis China

Jika dikategorikan menurut kebangsaan di Pintu Masuk Utama, Ateng menyebut kalau kunjungan wisman paling banyak dilakukan oleh turis China (13,01 persen), Singapura (11,43 persen), dan Malaysia (11,18 persen).

Ateng menjelaskan wisatawan China ini mengalami peningkatan paling besar dengan persentase 35,91 persen. Hal ini terjadi karena faktor libur panjang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026 lalu.

"Sehingga tentunya ini mendorong perjalanan wisatawan dari Tiongkok pada bulan Februari tahun 2026," imbuhnya.

Tak cuma wisatawan China, turis Singapura juga mengalami peningkatan selama Februari 2026. Sementara wisatawan asal Malaysia turun di periode ini ketimbang Februari 2025 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:03 WIB

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB