- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Fauzi Ichsan sebagai anggota Dewan Pengawas INA dari unsur profesional pada April 2026.
- Pelantikan tersebut dilakukan untuk menggantikan Darwin Cyril Noerhadi guna memperkuat tata kelola serta fungsi pengawasan di lembaga tersebut.
- INA berhasil mencatat kinerja solid dan meraih peringkat internasional BBB serta peringkat nasional AAA dalam lima tahun operasionalnya.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Fauzi Ichsan sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) dari unsur profesional.
Menkeu Purbaya mengatakan kalau penunjukan Fauzi Ichsan dilakukan dari proses yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi dan telah melalui konsultasi dengan DPR.
"Saya percaya pengalaman dan rekam jejak Pak Fauzi akan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola di INA sebagai sovereign wealth fund Indonesia,” katanya, dikutip dari siaran pers, Jumat (3/4/2026).
Selama lima tahun perjalanan, INA dinilai mampu menunjukkan kinerja solid serta berhasil mencatat kepercayaan global yang kuat dengan menjadi anggota penuh forum internasional sovereign wealth fund.
Sementara di peringkat rating internasional, INA juga tercatat memperoleh nilai BBB dengan outlook stabil, lalu pada peringkat nasional memperoleh nilai AAA.
Ke depan, Menkeu meminta INA agar dapat menghadapi segala tantangan, memanfaatkan peluang dan bersinergi, meningkatkan kinerja, memastikan investasi dilakukan secara prudent dan tetap progresif, serta menjaga tata kelola dengan baik.
![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Screenshot YouTube Kemenkeu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/27/98218-menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa.jpg)
Selain itu, terobosan juga diperlukan agar INA mampu menjadi katalis yang efektif dalam menarik investasi dan mendukung pembangunan nasional.
“Jadi, perkuat sinergi, jaga profesionalisme, amanah ini besar, kita harus deliver dengan disiplin dan integritas,” tutupnya.
Pengangkatan Fauzi Ichsan ini sekaligus menggantikan Darwin Cyril Noerhadi, yang masa jabatannya sebagai anggota Dewan Pengawas INA berakhir pada 22 Januari 2026.