Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026

M Nurhadi

Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan APBN Indonesia kuartal I-2026 mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen PDB.
  • Lonjakan defisit dipicu oleh realisasi belanja negara sebesar Rp815 triliun yang melampaui pendapatan negara senilai Rp574,9 triliun.
  • Pemerintah menyatakan kondisi ini sesuai perencanaan anggaran tahunan dan berkomitmen menjaga stabilitas fiskal melalui pengawasan arus kas.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa posisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada akhir kuartal I-2026 mencatatkan defisit sebesar Rp240,1 triliun.

Angka ini setara dengan 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia per 31 Maret 2026.

Kesenjangan anggaran ini terjadi akibat realisasi belanja negara yang melampaui total pendapatan negara dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Defisit tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan posisi Januari 2026 yang kala itu berada di angka Rp54,6 triliun atau 0,21 persen dari PDB.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin (6/4/2026), Menkeu Purbaya menekankan bahwa kondisi ini masih dalam koridor perencanaan pemerintah.

"Ketika ada defisit, masyarakat jangan kaget, memang anggaran kita didesain defisit," tegas Purbaya di hadapan para anggota dewan.

Lonjakan Belanja Negara dan Kinerja Pendapatan

Berdasarkan data kementerian, belanja negara hingga akhir Maret 2026 melesat 31,4 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp815 triliun.

Sebagai pembanding, pendapatan negara pada periode yang sama tercatat sebesar Rp574,9 triliun. Meskipun pendapatan tumbuh 10,5 persen secara tahunan, jumlahnya belum mampu mengimbangi laju pengeluaran pemerintah yang masif.

Purbaya menjelaskan bahwa desain APBN yang defisit merupakan langkah normal karena distribusi belanja negara diupayakan merata sepanjang tahun anggaran. Pemerintah, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap arus kas negara.

"Kita monitor terus selama setahun akan seperti apa pendapatannya dan belanjanya. Jadi kita berhati-hati dalam hal ini," tambahnya.

Penerimaan dan Alokasi Belanja

Jika dibedah lebih dalam, pendapatan negara sebesar Rp574,9 triliun pada kuartal I ini didominasi oleh sektor perpajakan:

  1. Penerimaan Perpajakan: Rp462,7 triliun (terdiri dari Pajak sebesar Rp394,8 triliun serta Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp67,9 triliun).
  2. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp112,1 triliun.
  3. Penerimaan Hibah: Rp100 miliar.

Di sisi pengeluaran, total belanja sebesar Rp815 triliun dialokasikan ke beberapa sektor utama, dengan porsi terbesar berada di pemerintah pusat:

  • Belanja Pemerintah Pusat: Rp610,3 triliun (terbagi atas belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp281,2 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp329,1 triliun).
  • Transfer ke Daerah (TKD): Rp204,8 triliun.

Pemerintah optimistis bahwa pengelolaan fiskal yang terukur ini akan tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global, sembari memastikan program-program strategis tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai laporan informasi publik terkait kinerja fiskal nasional kuartal I-2026 berdasarkan pernyataan resmi Menteri Keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:19 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!

Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!

News | Senin, 06 April 2026 | 14:30 WIB

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:39 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB