Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB
Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen di Akhir 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,5 persen pada akhir tahun 2026 mendatang.
  • Pemerintah berupaya mengoptimalkan pendapatan negara serta memperbaiki iklim investasi untuk mendorong kinerja sektor swasta dalam pergerakan ekonomi.
  • Realisasi APBN hingga Maret 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp 240,1 triliun akibat belanja negara yang mencapai Rp 815 triliun.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,5 persen di akhir tahun 2026.

Apabila terealisasi, angka pertumbuhan ekonomi RI ini meningkat dari 5,39 persen secara year on year (yoy atau tahunan) dibanding 2025 lalu.

“Triwulan IV (2025) pertumbuhannya 5,39 persen. Sekarang sepertinya bisa di atas 5,5 persen,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (7/4/2026).

Menkeu Purbaya mengklaim kalau pertumbuhan ekonomi lebih tinggi bisa terjadi ketika pendapatan Negara berhasil terkumpul lebih banyak. Dari sana, realisasi Belanja Pemerintah juga lebih konsisten.

Selain itu, dirinya juga berambisi menjaga sektor swasta (private sector) untuk tumbuh lebih baik. Lebih lagi 90 persen pergerakan ekonomi dipengaruhi oleh kinerja mereka.

“Jangan hanya melihat dari sisi pemerintah, karena 90 persen pergerakan ekonomi ada di private sector,” tambahnya.

Untuk itu, saat ini Pemerintah tengah memperbaiki iklim investasi di Indonesia agar lebih baik dengan sidang debottlenecking atau penyelesaian masalah bisnis.

“Selama sektor privat tumbuh dengan baik, ekonomi ke depan akan membaik terus. Percaya sama saya,” jelasnya.

Defisit APBN tembus Rp 240,1 T per Maret 2026

Di sisi lain Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan penerimaan negara hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp 574,9 triliun. Rincinya yakni dari Penerimaan Perpajakan Rp462,7 triliun (terdiri dari Pajak Rp394,8 triliun serta Kepabeanan dan Cukai Rp67,9 triliun), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp112,1 triliun, dan Penerimaan Hibah Rp100 miliar. 

Sementara itu Belanja Negara hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp 815 triliun atau meningkat 31,4 persen secara tahunan alias year on year (yoy). Angka ini meliputi Belanja Pemerintah Pusat Rp 610,3 triliun (terbagi atas belanja Kementerian/Lembaga Rp281,2 triliun dan belanja non K/L Rp329,1 triliun).dan Transfer ke Daerah (TKD) Rp 204 triliun.

Buntut besarnya belanja negara ketimbang penerimaan negara, maka Purbaya mengumumkan defisit APBN mencapai Rp 240,1 triliun per 31 Maret 2026, atau 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Bersubsidi Takkan Naik, Menkeu Purbaya Sebut Punya Bantalan Anggaran

BBM Bersubsidi Takkan Naik, Menkeu Purbaya Sebut Punya Bantalan Anggaran

Video | Selasa, 07 April 2026 | 16:00 WIB

Bukan Sekadar Tren, Bisnis Hijau Ternyata Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bukan Sekadar Tren, Bisnis Hijau Ternyata Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 15:35 WIB

Mendadak Prabowo Panggil Airlangga, Purbaya hingga Dony Oskario ke Istana, Ada Apa?

Mendadak Prabowo Panggil Airlangga, Purbaya hingga Dony Oskario ke Istana, Ada Apa?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:27 WIB

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Inspirasi Ekonomi Kreatif Lokal: Saat Barista Kampung Punya Skill Ibu Kota di Hijrah Kopi

Inspirasi Ekonomi Kreatif Lokal: Saat Barista Kampung Punya Skill Ibu Kota di Hijrah Kopi

Your Say | Selasa, 07 April 2026 | 11:01 WIB

Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI

Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:22 WIB

Terkini

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Beban Utang Whoosh Ditanggung APBN, Purbaya Siap Ambil Alih Operator Kereta Cepat?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:13 WIB

Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI

Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Zulhas Pasang Badan: Meski Dunia Membara, Stok Pangan RI Aman Hingga 2027!

Zulhas Pasang Badan: Meski Dunia Membara, Stok Pangan RI Aman Hingga 2027!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 15:49 WIB

OJK: Harus Ada Sanksi Pidana untuk Financial Influencer di Medsos dalam RUU P2SK

OJK: Harus Ada Sanksi Pidana untuk Financial Influencer di Medsos dalam RUU P2SK

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 15:33 WIB

Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!

Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 14:59 WIB

Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG

Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 14:47 WIB

RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton

RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 14:32 WIB

IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah

IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 13:11 WIB

BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'

BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 13:06 WIB