Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB
Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata
Ilustrasi Perdagangan saham di Wall Street. [Unsplash].
  • Bursa saham Wall Street mencetak rekor pada 22 April 2026 berkat sentimen positif gencatan senjata AS dan Iran.
  • Indeks S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones mengalami kenaikan signifikan setelah kekhawatiran konflik Timur Tengah mereda sementara.
  • Laporan keuangan emiten yang solid turut mendorong optimisme investor meski ketegangan geopolitik global masih terus membayangi pasar.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street kembali mencetak rekor pada perdagangan Rabu, 22 April 2026 (Kamis Pagi waktu Indonesia). Hal ini didorong sentimen positif dari perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran serta laporan kinerja emiten yang solid.

Menukil CNBC, Kamis (23/4/2026), Indeks S&P 500 naik 1,05 persen dan ditutup di level tertinggi sepanjang masa 7.137,90. Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 1,64 persen ke posisi 24.657,57, sekaligus mencetak rekor intraday baru.

Adapun Dow Jones Industrial Average turut menguat 340,65 poin atau 0,69 persen ke level 49.490,03.

Kenaikan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu, yang dinilai mampu meredakan kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.

“Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, yang tidak mengejutkan, dan atas permintaan Marsekal Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu,” kata Trump dalam unggahan di Truth Social.

"Oleh karena itu, saya telah menginstruksikan Militer kita untuk melanjutkan Blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang Gencatan Senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara," tambahnya.

Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)
Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)

Meski demikian, ketidakpastian masih membayangi setelah laporan menyebutkan kurangnya komitmen dari Teheran membuat kunjungan Wakil Presiden JD Vance untuk negosiasi damai ditunda. Bahkan, media pemerintah Iran menyebut pembicaraan dengan AS sebagai buang-buang waktu.

Ketegangan juga belum sepenuhnya mereda. Angkatan laut Iran dilaporkan menyita dua kapal kontainer di Selat Hormuz, sementara harga minyak dunia melonjak dengan Brent Crude menembus level US$100 per barel.

Meski begitu, pasar saham AS justru menunjukkan ketahanan. CEO WEBs Investments, Ben Fulton, menilai investor mulai mengabaikan risiko geopolitik dan lebih fokus pada kinerja fundamental perusahaan.

"Seminggu yang lalu, saya berkata, Risikonya ada di sisi atas. Pasar bergerak begitu pesat sehingga sekarang saya melihat dan berkata, Tidak, risikonya ada di sisi bawah," ujarnya.

Dari sisi korporasi, musim laporan keuangan turut memberikan dorongan signifikan. Saham Boeing melonjak 5,5 persen setelah melaporkan kerugian yang lebih kecil dari perkiraan.

Sementara itu, GE Vernova melesat hampir 14 persen usai mencatatkan pendapatan kuartal pertama yang melampaui ekspektasi pasar.

Data FactSet menunjukkan lebih dari 80 persen perusahaan dalam indeks S&P 500 yang telah merilis laporan keuangan berhasil melampaui ekspektasi, memperkuat optimisme investor terhadap prospek pasar saham AS ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB