Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
Ilustrasi penipuan online. [Freepik]
baca 10 detik
  • OJK melalui IASC mencatat 548.093 laporan penipuan keuangan sejak 22 November 2024 hingga 29 April 2026 di Indonesia.
  • IASC memblokir 485.758 rekening mencurigakan dan mengidentifikasi 106.477 nomor telepon yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi penipuan daring.
  • Langkah tegas IASC berhasil mengamankan aset sebesar Rp614,3 miliar serta mengembalikan dana korban sejumlah Rp169,3 miliar kepada masyarakat.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas penipuan transaksi keuangan yang meresahkan masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa hingga periode tersebut, IASC telah menerima total 548.093 laporan penipuan.

Secara rinci, sebanyak 268.989 laporan disampaikan korban melalui Pelaku Usaha Sektor Keuangan (bank dan penyedia sistem pembayaran). Sedangkan 279.104 laporan lainnya disampaikan langsung oleh korban melalui sistem integrasi IASC.

"Dari total laporan tersebut, terdapat 932.138 rekening yang dilaporkan oleh masyarakat. Sebagai langkah tegas, IASC telah melakukan pemblokiran terhadap 485.758 rekening yang terindikasi kuat terlibat dalam aktivitas ilegal," ujar Dicky dalam paparan resminya di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Tidak hanya melakukan pemblokiran, IASC juga berhasil mengamankan aset konsumen secara signifikan. Hingga saat ini, total dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp614,3 miliar.

Selain itu, IASC mencatatkan keberhasilan dalam mengembalikan dana korban sebesar Rp169,3 miliar yang berasal dari rekening di 19 bank berbeda yang digunakan oleh para pelaku kejahatan.

Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Dicky Kartikoyono mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). [Antara]
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono. [Antara]

Selain pelacakan rekening, IASC juga mengidentifikasi sebanyak 106.477 nomor telepon yang digunakan oleh oknum penipu untuk melancarkan aksinya.

Temuan ini menjadi basis data penting bagi OJK dan pihak kepolisian untuk memutus rantai komunikasi para pelaku penipuan daring.

Sebagai langkah ke depan, OJK bersama Satgas PASTI terus berkomitmen memperkuat mekanisme perlindungan konsumen melalui penguatan teknologi dan koordinasi lintas industri.

baca juga

"Optimalisasi penanganan kasus penipuan di sektor keuangan melalui IASC diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih aman, tepercaya, dan bebas dari ancaman aktivitas keuangan ilegal di Indonesia," jelasnya.

Adapun, sejak mulai beroperasi pada 22 November 2024 hingga 29 April 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) bentukan OJK dan Satgas PASTI ini telah memproses ratusan ribu laporan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:43 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB