Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
  • IHSG di Bursa Efek Indonesia menguat 0,18 persen ke level 6.969,396 sepanjang periode 4 hingga 8 Mei 2026.
  • Investor asing mencatatkan beli bersih fantastis senilai Rp11,42 triliun, terutama pada saham sektor ritel PT Mitra Adiperkasa.
  • Aktivitas perdagangan bursa melonjak signifikan dengan kenaikan nilai transaksi harian mencapai 26,14 persen menjadi Rp23,06 triliun.

Suara.com - Pasar modal Indonesia menunjukkan daya tahan yang menarik di tengah fluktuasi ekonomi global dan tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Sepanjang periode perdagangan 4 hingga 8 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan rapor positif secara mingguan, didorong oleh kembalinya minat investor mancanegara ke pasar domestik.

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG secara akumulatif menguat sebesar 0,18 persen dalam sepekan terakhir. Indeks kini bertengger di level 6.969,396, naik tipis dari posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di angka 6.956,804.

Meski demikian, pergerakan indeks di hari terakhir perdagangan, Jumat (8/5), sempat mengalami tekanan cukup dalam dengan koreksi sebesar 2,86 persen.

Indeks Melemah, Asing "Net Buy" Jumbo

Fenomena menarik terjadi pada penutupan pekan kedua Mei ini. Walaupun indeks mengalami pelemahan signifikan pada hari Jumat, investor asing justru melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) dengan nilai yang sangat besar, mencapai Rp11,42 triliun di seluruh pasar.

Sektor ritel menjadi primadona utama, di mana saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan nilai beli bersih asing paling fantastis senilai Rp11,8 triliun.

Langkah agresif pemodal asing ini memberikan angin segar di tengah catatan net foreign sell sejak awal tahun yang masih berada di angka Rp37,61 triliun. Selain MAPI, beberapa saham lain yang banyak diburu asing antara lain BBRI, NSSS, MDKA, dan TLKM.

Aktivitas Perdagangan BEI Melonjak Tajam

Kondisi pasar yang dinamis ternyata memicu peningkatan aktivitas transaksi yang signifikan di lantai bursa. Seluruh indikator perdagangan menunjukkan kenaikan dua digit dibandingkan pekan sebelumnya:

  • Rata-rata Nilai Transaksi Harian: Melonjak 26,14 persen menjadi Rp23,06 triliun.
  • Rata-rata Volume Transaksi Harian: Meningkat 23,57 persen dengan jumlah 45,86 miliar saham yang berpindah tangan.
  • Frekuensi Transaksi Harian: Naik 9 persen menjadi 2,55 juta kali transaksi per hari.
  • Kapitalisasi Pasar: Ikut terkerek naik menjadi Rp12.406 triliun.

Dalam daftar Top Gainers indeks Kompas100, kelompok usaha Mitra Adiperkasa mendominasi lewat kenaikan saham MAPI sebesar 12,36 persen dan MAPA sebesar 5,60 persen. Emiten telekomunikasi ISAT serta sektor kesehatan seperti KLBF dan MIKA juga berhasil parkir di zona hijau.

Sebaliknya, tekanan berat dirasakan oleh sektor pertambangan dan energi. Beberapa emiten seperti DSSA, TINS, INDY, dan INCO terperosok dengan koreksi harian yang mencapai belasan persen.

Aksi jual asing juga terpantau masih cukup masif pada saham BMRI dengan nilai pelepasan mencapai Rp436,4 miliar.

Analisis Singkat: Menjaga Optimisme di Tengah Tekanan

Meskipun IHSG masih dibayangi oleh volatilitas tinggi akibat faktor eksternal, lonjakan nilai transaksi harian menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia masih tetap terjaga.

Aksi borong saham oleh investor asing di akhir pekan memberikan sinyal bahwa harga saham saat ini dianggap cukup kompetitif untuk dikoleksi kembali.

Kedepannya, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati perkembangan stabilitas politik di Timur Tengah dan data makroekonomi domestik yang akan rilis dalam waktu dekat untuk menentukan arah investasi selanjutnya.


DISCLAIMER: Artikel ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan bertujuan sebagai referensi berita bisnis, bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi beli/jual. Setiap keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dengan mempertimbangkan risiko pasar yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

BBRI Bagi-bagi Dividen Rp31,47 T Hari Ini, Cek Rekening Anda Sekarang!

BBRI Bagi-bagi Dividen Rp31,47 T Hari Ini, Cek Rekening Anda Sekarang!

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:51 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB