Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengungkapkan bahwa keterkaitan yang kuat antarsektor menyebabkan batas antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial kian memudar. Foto Aldie/Suara.com
  • Digitalisasi percepat risiko global, BI serukan kebijakan terintegrasi dan adaptif.
  • Otonomi lembaga keuangan krusial untuk tata kelola mandiri hadapi krisis ekonomi.
  • Konferensi JCLI BI diikuti 34 negara bahas arsitektur keuangan baru dan independensi.

Suara.com - Dunia kini resmi memasuki era arsitektur keuangan baru yang ditandai dengan semakin tipisnya sekat antarlembaga dan sektor kebijakan global. Fenomena ini menuntut otoritas keuangan untuk bertindak lebih terintegrasi demi menjaga stabilitas ekonomi dari guncangan yang kian kompleks.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengungkapkan bahwa keterkaitan yang kuat antarsektor menyebabkan batas antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial kian memudar. Hal ini diperparah oleh percepatan digitalisasi yang membuat transmisi risiko lintas negara terjadi dalam sekejap.

"Percepatan digitalisasi dan konektivitas lintas negara saat ini mempercepat transmisi risiko yang dapat memicu guncangan terhadap stabilitas ekonomi," ujar Thomas dalam siaran pers di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Di tengah pergeseran lanskap ini, BI menegaskan bahwa otonomi kelembagaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Thomas yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto ini menekankan bahwa independensi tidak hanya krusial bagi bank sentral, tetapi juga bagi seluruh regulator dan otoritas pengawas sektor keuangan. Hal ini diperlukan untuk menjamin tata kelola kebijakan yang mandiri dan efektif dalam menghadapi risiko multidimensi.

Isu krusial ini menjadi bahasan utama dalam International Conference and Call for Papers Journal of Central Banking Law and Institutions (ICFP-JCLI) ke-4. Konferensi tahun ini mengusung tema “Central Banking in Transition: Navigating Interconnected Risks and Institutional Governance and Autonomy in the New Financial Architecture.”

Ketertarikan dunia terhadap isu tata kelola ini terbukti sangat tinggi. Forum tersebut berhasil menjaring 291 karya ilmiah dari penulis di 34 negara. Para akademisi dan praktisi dunia berkumpul untuk merumuskan solusi atas kompleksitas tantangan kebijakan masa depan.

Sebagai poin penutup, para ahli menyepakati bahwa meski transformasi digital membuka ruang inovasi yang luas, penguatan kerangka pengawasan yang adaptif tetap menjadi prioritas. Manajemen krisis yang matang dan kelincahan otoritas dalam memitigasi risiko akan menjadi penentu resiliensi ekonomi digital di tengah perubahan arsitektur keuangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB