Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

M Nurhadi

Senin, 11 Mei 2026 | 14:11 WIB
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
HOAX Menkeu Purbaya bagikan dana hibah lewat BRI [Suara.com/Tiktok]
baca 10 detik
  • Video deepfake Menteri Keuangan Purbaya di TikTok menawarkan dana hibah palsu yang mencatut nama resmi PT Bank Rakyat Indonesia.
  • Pelaku menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk memanipulasi wajah dan suara guna menipu korban agar memberikan data perbankan pribadi.
  • Pihak BRI menegaskan video tersebut adalah hoaks dan mengimbau masyarakat memverifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan yang sudah terverifikasi.

Suara.com - Modus penipuan digital kini semakin canggih dan sulit dibedakan, seiring pesatnya perkembangan AI dan pemanfaatannya seperti deepfake.

Terbaru, sebuah video pendek yang menampilkan sosok Menteri Keuangan RI, Purbaya, tengah viral di platform media sosial TikTok. Dalam video tersebut, sosok yang menyerupai Menkeu Purbaya tampak memberikan pengumuman menggiurkan mengenai pembukaan pendaftaran dana hibah yang diklaim akan disalurkan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan Redaksi Suara.com, video tersebut dipastikan merupakan hasil rekayasa teknologi AI atau deepfake yang bertujuan untuk menjaring korban penipuan dengan skema pengumpulan data pribadi atau manipulasi finansial.

Tidak ditemukan video resmi atau melalui akun resmi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang menyatakan keterangan tersebut.

Manipulasi Suara dan Wajah untuk Menjebak Korban

Video hoaks yang menyebar luas ini salah satunya diunggah oleh akun TikTok dengan username @bantuan.dana.hibah183. Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, visual Menkeu Purbaya terlihat sangat meyakinkan dengan gerak bibir yang seolah-olah sinkron dengan narasi yang disampaikan. Sosok Menkeu Purbaya dalam video itu mengucapkan kalimat instruksi yang sangat spesifik:

"Untuk yang ingin mendapatkan dana hibah. Silahkan hubungi saya segera sebelum pendaftaran tertutup," ucap tokoh dalam video tersebut.

Hal serupa juga terdapat pada unggahan lainnya pada akun yang sama.

Pesan ini dirancang untuk menciptakan efek urgensi (sense of urgency) sehingga masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan finansial terdorong untuk segera mengklik tautan tertentu atau menghubungi nomor yang tertera di profil akun tersebut.

baca juga

Modus seperti ini biasanya berujung pada permintaan data sensitif seperti nomor rekening, PIN, kode OTP, hingga biaya administrasi palsu yang harus dibayarkan oleh calon penerima hibah.

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) memastikan bahwa bank tidak pernah mengelola program dana hibah yang proses pendaftarannya dilakukan melalui akun media sosial personal atau pihak ketiga yang tidak resmi.

Corporate Secretary BRI, Dhanny menegaskan, BRI tidak pernah meminta masyarakat untuk melakukan pendaftaran, transfer dana, maupun memberikan data pribadi dan data perbankan, termasuk PIN, password, OTP, maupun informasi rahasia lainnya.

"Terkait beredarnya akun media sosial yang menggunakan atribut dan identitas BRI untuk menawarkan program “bantuan dana hibah” dan “KUR online”, dapat kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah HOAX dan bukan berasal dari BRI dan tidak memiliki keterkaitan dengan produk, layanan, maupun program resmi Perseroan," ujar Dhanny dalam keterangan yang disampaikan kepada Redaksi Suara.com pada Senin (11/5/2026).

Ia juga meminta kepada nasabah agar selalu melakukan verifikasi ulang terhadap setiap promo atau program bantuan yang mengatasnamakan BRI melalui kanal komunikasi resmi perusahaan yang sudah terverifikasi dengan tanda centang biru.

"BRI tidak pernah menggunakan tokoh / pejabat pemerintah dalam melakukan promosi produk dan jasa yang ditawarkan. Masyarakat kami himbau untuk selalu waspada dengan modus modus penipuan serta melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI, seperti website resmi BRI, akun media sosial terverifikasi, Contact BRI 1500017, serta unit kerja BRI terdekat," lanjut Dhanni.

Temuan ini menambah panjang daftar penyalahgunaan teknologi deepfake yang menyasar tokoh publik dan pejabat negara di Indonesia.

Penggunaan wajah Menkeu Purbaya dianggap sebagai taktik "social engineering" yang licik untuk membangun kredibilitas palsu di mata masyarakat, mengingat posisi Menteri Keuangan sebagai otoritas tertinggi dalam pengelolaan kas negara.

Ciri-ciri Video Deepfake yang Harus Diwaspadai

Bagi masyarakat, terutama audiens produktif di kota-kota besar yang sangat aktif menggunakan internet, mengenali ciri-ciri video AI menjadi keterampilan digital yang krusial. Meskipun visual dalam video hoaks Menkeu Purbaya terlihat halus, biasanya terdapat beberapa kejanggalan yang bisa diamati secara teliti:

  • Gerakan Bibir Tidak Natural: Jika diperhatikan dengan seksama, gerakan mulut seringkali tidak sepenuhnya sinkron dengan intonasi suara yang dihasilkan.
  • Kualitas Audio yang Robotik: Meskipun suaranya mirip, nada bicara seringkali terasa datar atau memiliki jeda yang tidak manusiawi di tengah kalimat.
  • Visual di Sekitar Wajah yang Kabur: Teknologi AI seringkali meninggalkan jejak berupa distorsi atau tampilan yang sedikit "blur" di area antara wajah dan rambut atau latar belakang saat sosok dalam video bergerak.
  • Sumber Informasi Tidak Kredibel: Pejabat negara seperti Menteri Keuangan tidak mungkin menggunakan akun TikTok anonim atau meminta masyarakat untuk menghubungi melalui pesan pribadi (Direct Message) untuk program resmi pemerintah.

BRI mengimbau para nasabah dan masyarakat luas untuk memperkuat pertahanan digital mereka. Jangan pernah membagikan data perbankan kepada siapapun, termasuk mereka yang mengaku sebagai petugas bank atau staf kementerian.

Masyarakat juga disarankan untuk melaporkan akun-akun mencurigakan seperti @bantuan.dana.hibah183 melalui fitur laporan yang tersedia di platform media sosial.

Dengan memutus interaksi dengan akun-akun penipuan, masyarakat dapat membantu mencegah lebih banyak korban yang terjerat oleh janji-janji manis dana hibah palsu.

Ingatlah untuk selalu merujuk pada prinsip perbankan yang aman, dengan jaga kerahasiaan data pribadi dan selalu lakukan kroscek melalui Contact BRI di nomor resmi atau aplikasi BRImo yang sudah terproteksi dengan fitur keamanan berlapis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Butuh Suntikan Modal Usaha? BRI Sudah Kucurkan Rp31,4 Triliun KUR, Simak Cara Dapatnya

Butuh Suntikan Modal Usaha? BRI Sudah Kucurkan Rp31,4 Triliun KUR, Simak Cara Dapatnya

Bri | Senin, 11 Mei 2026 | 13:59 WIB

Dana Nasabah Aman, BRI Tindak Tegas Oknum yang Lakukan Investasi Bodong

Dana Nasabah Aman, BRI Tindak Tegas Oknum yang Lakukan Investasi Bodong

Bri | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring

Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:38 WIB

Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda

Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:33 WIB

Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat

Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:29 WIB

Cicilan KPR Terasa Berat? Saatnya Lakukan Take Over BRI

Cicilan KPR Terasa Berat? Saatnya Lakukan Take Over BRI

Bri | Senin, 11 Mei 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 10:54 WIB

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 10:44 WIB

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:41 WIB

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:40 WIB

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 10:37 WIB

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 10:30 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk

Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:29 WIB

Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK

Riwayat Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono, Pernah Kembalikan Rp200 Juta ke KPK

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:25 WIB

×