Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin. [Prudential Syariah]
baca 10 detik
  • Prudential Syariah membayarkan santunan klaim sebesar Rp2,2 triliun sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk perlindungan finansial bagi peserta di Indonesia.
  • Perusahaan mencatatkan total kontribusi bruto Rp4,2 triliun serta kenaikan total aset hingga mencapai angka Rp8 triliun pada tahun 2025.
  • Strategi distribusi melalui 64 ribu tenaga pemasar mendukung Prudential Syariah mendominasi pangsa pasar industri asuransi syariah sebesar 22 persen.

Suara.com - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) membuktikan komitmennya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia dengan membayarkan santunan klaim dan manfaat sebesar Rp2,2 triliun sepanjang tahun 2025.

Angka fantastis tersebut setara dengan Rp6 miliar per hari yang disalurkan kepada peserta maupun keluarga yang terdampak risiko melalui layanan klaim asuransi yang amanah.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menyampaikan bahwa realisasi pembayaran klaim ini merupakan bukti nyata peran perusahaan dalam memberikan ketenangan serta perlindungan finansial bagi keluarga Indonesia.

Menurutnya, performa keuangan yang solid ini menjadi landasan utama bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap solusi proteksi berbasis syariah.

"Perseroan juga membukukan total kontribusi bruto mencapai Rp4,2 triliun atau tumbuh 9 persen, serta kontribusi bisnis baru yang tumbuh 31 persen menjadi sekitar Rp1 triliun dan mendominasi pangsa pasar industri sebesar 22 persen," kata Iskandar dalam keterangan resminya, Selasa (12/5/2026).

Iskandar menambahkan, pertumbuhan dua digit pada kinerja keuangan sepanjang 2025 mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin (tengah). [Prudential Syariah]
Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin (tengah). [Prudential Syariah]

Sebagai pemimpin pasar, Prudential Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan perlindungan yang relevan, terjangkau, dan senantiasa berinovasi dalam meningkatkan layanan yang didukung
oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terdepan.

Dari sisi pengelolaan finansial, total aset perusahaan tercatat tumbuh 20 persen menjadi Rp8 triliun. Pencapaian ini ditopang oleh strategi portofolio perusahaan yang mencerminkan pengelolaan bisnis secara disiplin dan terarah.

Pertumbuhan serupa juga terlihat pada total aset investasi yang naik 17 persen menjadi Rp6 triliun, yang menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola dana peserta secara optimal.

baca juga

Kekuatan fondasi keuangan Prudential Syariah juga tercermin dari tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang berada jauh di atas ketentuan regulator.

RBC Dana Perusahaan tercatat sebesar 1.496 persen dan RBC Dana Tabarru’ sebesar 209 persen. Tingkat solvabilitas ini menjadi indikator utama kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada seluruh peserta secara berkelanjutan.

Berdasarkan survei independen, Prudential Syariah berhasil menempati posisi nomor satu dalam hal Brand Preference dan Kepercayaan Peserta berdasarkan rekomendasi (rNPS).

Pencapaian ini didorong oleh kemampuan perusahaan dalam menjawab peningkatan kebutuhan masyarakat akan perlindungan berbasis syariah melalui penguatan strategi distribusi multi-channel.

Guna memperluas jangkauan, perusahaan memaksimalkan kanal keagenan dan bancassurance yang didukung lebih dari 64 ribu tenaga pemasar maupun Financial Service Consultant (FSC) di seluruh Indonesia.

Melalui strategi ini, Prudential Syariah optimis dapat terus menyediakan layanan asuransi syariah yang inovatif serta menjadi solusi perlindungan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh keluarga Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB

BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium

BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:19 WIB

Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI

Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:52 WIB

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:24 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×