Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Jakarta Selatan, mengungkap kondisi operasionalnya setelah menjadi sorotan publik karena besaran sisa hasil usaha (SHU) yang dinilai sangat minim. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Kopdes Merah Putih Melawai hanya mencatat SHU Rp78 ribu selama 6 bulan.
  • Pengurus koperasi belum menerima gaji karena SHU masih sangat minim.
  • Modal terbatas dan persaingan ritel jadi tantangan utama koperasi.

Ia menyebut kondisi serupa juga dialami sejumlah pengurus Koperasi Merah Putih lainnya di wilayah Kebayoran Baru.

Terkendala Lokasi dan Persaingan Ritel Modern

Selain persoalan modal, koperasi juga menghadapi ketatnya persaingan dengan jaringan ritel modern yang berada di sekitar lokasi usaha.

Paiman mengatakan koperasi berada di kawasan Stasiun MRT Melawai sehingga harus bersaing langsung dengan minimarket yang sudah memiliki pelanggan tetap.

"Namanya usaha komersial pasti bersaing. Kita hampir disamakan dengan Indomaret," ujarnya.

Di sisi lain, koperasi juga tidak diperbolehkan menjual rokok sesuai aturan yang berlaku di kawasan MRT. Padahal, menurut Paiman, produk tersebut cukup banyak dicari pelanggan dan berpotensi meningkatkan penjualan.

Pasokan Beras hingga Minyak Sempat Terlambat

Koperasi juga sempat mengalami keterlambatan pasokan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan tepung dari pemasok.

Akibat keterbatasan modal, koperasi memilih tetap menggunakan sistem konsinyasi dibanding membeli stok secara langsung.

baca juga

Menurut Paiman, apabila pemerintah memberikan tambahan modal usaha, koperasi dapat memperluas jenis produk sekaligus menerapkan sistem pembelian putus sehingga stok barang menjadi lebih lengkap.

"Kalau ada bantuan modal dari pemerintah, baru kami bisa beli barang sendiri dan mengembangkan usaha," katanya.

Ia menegaskan tantangan utama koperasi saat ini bukan sekadar mengejar keuntungan, melainkan membangun usaha yang mampu bertahan dan berkembang secara mandiri di tengah persaingan bisnis ritel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan Baru UMKM: Produk Lokal Masuk Marketplace, Omzet Dibidik Naik

Harapan Baru UMKM: Produk Lokal Masuk Marketplace, Omzet Dibidik Naik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 04:35 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

×