Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Dythia Novianty

Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB
Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi
Kepala Direktorat Pemberantasan Aktivitas Keuanga Ilegal dan Penipuan Transaksi Keuangan OJK sekaligus Ketua Satgas Pasti, Hudiyanto dalam DeepTalk Podcast Suara.com di Jakarta, belum lama ini. [Suara.com/Alfian]
baca 10 detik
  • Otoritas Jasa Keuangan menyatakan Indonesia menerima sekitar 1.000 hingga 1.300 laporan penipuan digital setiap hari.
  • Pemerintah, industri, dan asosiasi harus bekerja sama karena penipuan digital kini telah berkembang menjadi sebuah industri.
  • Otoritas Jasa Keuangan menyiapkan aplikasi anti-scam berbasis data lintas lembaga untuk mencegah transaksi keuangan yang berbahaya.

Suara.com - Penipuan digital atau scam di Indonesia mulai menghadapi persoalan yang lebih besar dari sekadar banyaknya korban. Modusnya berkembang mengikuti teknologi, pelakunya memanfaatkan banyak kanal digital, sementara penanganannya masih harus melibatkan berbagai lembaga dan industri.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan menyebut scam kini telah berkembang menjadi sebuah industri. Karena itu, penanganannya tidak bisa lagi mengandalkan satu lembaga atau hanya dilakukan setelah korban kehilangan uang.

Kepala Direktorat Pemberantasan Aktivitas Keuanga Ilegal dan Penipuan Transaksi Keuangan OJK sekaligus Ketua Satgas Pasti, Hudiyanto mengatakan, Indonesia menerima sekitar 1.000 hingga 1.300 laporan scam setiap hari.

Menurutnya, tingginya laporan tersebut menunjukkan bahwa penipuan digital sudah menjadi persoalan ekosistem yang membutuhkan respons bersama.

“Scam ini sudah menjadi industri. Jadi kita harus melawannya bersama-sama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga industri, asosiasi dan masyarakat,” ujar dia dalam DeepTalk Podcast Suara.com di Jakarta, belum lama ini.

Scam Tak Lagi Berdiri di Satu Kanal

Perkembangan teknologi membuat modus penipuan semakin sulit dipisahkan dari aktivitas digital sehari-hari.

Pelaku dapat memanfaatkan nomor komunikasi, konten digital, platform, hingga rekening untuk menjalankan aksinya. Ketika satu bagian berhasil diblokir, pelaku masih dapat berpindah menggunakan kanal lainnya.

Global Anti-Scam Alliance (GASA) Indonesia melihat perkembangan tersebut sebagai konsekuensi dari teknologi yang memiliki dua sisi.

baca juga

Ketua Gasa Chapter Indonesia dan Director and Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti mengatakan, teknologi dapat digunakan untuk memperkuat perlindungan masyarakat.

Namun, menurut dia, teknologi yang sama juga dapat dimanfaatkan untuk membuat modus scam semakin mudah berkembang.

Perkembangan kecerdasan buatan atau AI turut membuat pola penipuan semakin dinamis. Karena itu, menurut Reski, persoalannya bukan hanya bagaimana membuat masyarakat lebih sadar terhadap modus penipuan.

“Jangan hanya membuat masyarakat lebih aware, tetapi bagaimana kita membuat scam itu lebih sulit sampai kepada masyarakat,” ujarnya.

Pesan tersebut menggeser fokus penanganan dari sekadar edukasi korban menuju tanggung jawab seluruh ekosistem.

Platform digital, operator telekomunikasi, lembaga pembayaran, hingga pihak lain yang terlibat dalam rantai aktivitas digital perlu ikut mempersempit ruang bagi scam untuk menjangkau masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp105 Triliun, Kredit Macet Ikut Naik

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp105 Triliun, Kredit Macet Ikut Naik

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 19:33 WIB

Makin Marak, 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online Telah Diblokir

Makin Marak, 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online Telah Diblokir

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 15:28 WIB

Soal Kuota Hangus, Begini Skema yang Disiapkan XLSMART

Soal Kuota Hangus, Begini Skema yang Disiapkan XLSMART

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 15:21 WIB

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Dorong Masyarakat Siapkan Masa Purnabakti Sejak Dini

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Dorong Masyarakat Siapkan Masa Purnabakti Sejak Dini

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:35 WIB

13 Bank Bangkrut di 2026! Bos LPS Janji Duit Nasabah Balik 5 Hari, Yang Cair Hanya Rp2 M

13 Bank Bangkrut di 2026! Bos LPS Janji Duit Nasabah Balik 5 Hari, Yang Cair Hanya Rp2 M

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 17:53 WIB

Biaya Hidup Mahal? Data Ungkap Warga Indonesia Kewalahan Hadapi Inflasi

Biaya Hidup Mahal? Data Ungkap Warga Indonesia Kewalahan Hadapi Inflasi

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 11:40 WIB

Terkini

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

×