Menanti Manchester United Bau Ajax Bersama Erik ten Hag

Rully Fauzi

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:48 WIB
Menanti Manchester United Bau Ajax Bersama Erik ten Hag
Manajer Manchester United, Erik ten Hag memimpin latihan tim di Carrington, Manchester. [doc. MUFC]

Penuh Drama

Langkah tim-tim enam besar Liga Inggris lainnya juga terbilang lebih cepat dari Setan Merah.

Arsenal sudah mendapatkan tiga pemain baru. Pertama, Marquinhos dari Sao Paulo pada 13 Juni, kemudian pada 21 Juni mendapatkan Fabio Vieira dari Porto, dan terbaru memperoleh Gabriel Jesus dari Manchester City.

Begitu pula dengan Tottenham yang sudah mendapatkan Fraser Forster pada 8 Juni.

Chelsea mungkin selambat MU, namun langkah lamban mereka bisa dipahami mengingat mereka baru saja ganti kepemilikan, dari Roman Abramovich yang dipaksa menjual sahamnya gara-gara invasi Rusia ke Ukraina, kepada konsorsium pimpinan Todd Boehly.

Tetapi Chelsea sudah mulai aktif. Raheem Sterling menjadi bidikan pertama mereka kendati belum ada kesepakatan dengan Manchester City.

Kelima tim itu finis di atas Manchester United. Tetapi langkah mereka di bursa transfer tiak menyiratkan klub yang tak perlu melakukan perombakan besar.

Sebaliknya, mereka menunjukkan dirinya tidak puas atas hasil musim lalu, dan oleh sebab itu beranggapan skuad yang ada mesti segera dirombak.

Semakin cepat mengambil langkah, semakin bagus pesan yang disampaikan kepada suporter, lawan, dan komunitas sepak bola Inggris, bahwa mereka siap jauh sebelum segalanya rampung.

baca juga

Sebaliknya langkah Setan Merah membuat para penggemar mengelus dada. Perburuannya untuk mendapatkan Frenkie de Jong dari Barcelona mesti dilalui lewat drama berbabak-babak.

Dalam satu pertemuan dadakan di sebuah pub dengan penggemar United yang tadinya hendak menggeruduk rumahnya, kepala eksekutif Manchester United yang baru, Richard Arnold, memastikan manajemen mendukung langkah Erik ten Hag dalam merombak skuad.

Tapi Arnold mengungkapkan bahwa jika selama ini United terlihat lamban di bursa transfer, maka itu karena ingin hati-hati dalam mengeluarkan uang.

Sebelum ini United memang klub yang jor-joran berbelanja, tapi tak kunjung mendapatkan hasil yang baik.

Arnold memastikan United sepenuhnya di belakang Ten Hag, termasuk dalam memburu Frenkie de Jong. Dia bahkan menegaskan bahwa "uang bukan jadi pertimbangan untuk pemain yang kita inginkan."

Beberapa hari kemudian, setelah melewati drama multi-babak itu, kabar menggembirakan pun muncul bahwa Frenkie de Jong sudah hampir pasti digaet United.

Kabar ini tentu menggembirakan karena transfer de Jong bisa menjadi pembuka jalan untuk terbentuknya 'Manchester United rasa Ajax Amsterdam'.

Ini karena ten Hag tak akan berhenti pada de Jong. Fakta bahwa dia menjadikan Ajax sebagai patokan membentuk skuad baru di Mancheste United, menunjukkan dia berhasrat menggaet sebanyak mungkin pemain yang sudah mengenal filosofi sepak bolanya.

Menuju Transformasi

Selama ditangani ten Hag, Ajax menjadi tim yang selalu bernafsu menguasai bola dan menekan lawan saat bola dikuasai musuh.

Ini mirip mazhab Ralf Rangnick namun waktu yang terlalu singkat membuat Rangnick tak bisa menerapkan pendekatan itu di Old Trafford.

Pendekatan ten Hag itu berbanding terbalik dengan cara United bermain selama musim lalu yang sering kewalahan menghadapi lawan, sering pasif, tak mampu memenangkan bola dan memanfaatkan dengan efektif penguasaan bola, sampai tergelincir ke urutan keenam liga.

Dibandingkan dengan lima besar Liga Premier lainnya, United juga menduduki urutan keenam dalam soal penguasaan bola, ketepatan mengumpan dan menciptakan gol dari permainan terbuka. Ini semua menunjukkan mereka tak bisa mendikte lapangan.

Faktor terbesar yang membuat hal itu terjadi adalah kualitas lapangan tengah yang buruk.

United kekurangan gelandang bertahan yang ahli mengelola lapangan tengah, baik saat harus menyalurkan bola ke depan, maupun ketika harus mencegat bola dan menghalangi lawan sebelum bisa masuk daerah pertahanan sendiri.

Saat ini United memiliki Scott McTominay dan Fred, tapi kedua pemain ini dianggap tak bisa membuat MU meraih trofi, bahkan salah satu legenda mereka, Roy Keane, berasumsi MU tak akan menjuarai apa-apa sepanjang lapangan tengahnya diisi McTominay dan Fred.

Kebutuhan gelandang tengah menjadi semakin penting mengingat MU sudah ditinggalkan Paul Pogba dan Nemanja Matic.

Frenkie de Jong sendiri lebih dari sekadar pilihan ideal.

Selama di Barcelona, gelandang ini jarang sekali kehilangan bola. Akurasi umpannya mengagumkan, sekitar 91 persen.

Dia juga lebih jago menggocek bola ketimbang McTominay dan Fred. Dan dia bisa bermitra dengan mantan rekan satu timnya, Donny van de Beek.

Namun United juga mesti meningkatkan sektor-sektor lainnya. Bek tengah, bek kanan dan striker adalah peran-peran yang harus di-upgrade lagi.

Ten Hag bisa memperbaiki itu semua dengan memoles pemain yang sudah ada, tetapi yang paling mungkin dia lakukan adalah menambahnya dengan pemain baru.

Pemain-pemain baru ini bisa dari mana saja, namun mengingat rujukan ten Hag adalah Ajax, maka tiga sektor pun kemungkinan akan dia usahakan diisi oleh pemain Ajax atau mantan pemain Ajax.

Indikasinya terlihat ketika MU saat ini lebih sering dikaitkan dengan pemain-pemain seperti Antony, Jurrien Timber, Matthijs de Light, Lisandro Martinez, dan Christian Eriksen yang semuanya jebolan atau masih bermain di Ajax.

Jika sudah demikian, terutama jika de Jong membuka gerbang untuk masuknya jebolan-jebolan Ajax lainnya, di Old Trafford nanti mungkin akan ada Manchester United rasa Ajax.

Tapi kalaupun itu tak terjadi, paling tidak Man United mengalami transformasi besar yang sudah seharusnya segera dilakukan.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031

Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:20 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan

Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:43 WIB

Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!

Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:22 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar

Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 03:48 WIB

Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial

Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 10:18 WIB

Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda

Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda

Video | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:19 WIB

Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air

Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:30 WIB

Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund

Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Terkini

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:50 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:49 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

×